Sejalan dengan pengalaman dalam pengembangan platform udara nirawak (drone) untuk berbagai aplikasi, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sepakati Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (FROGS Indonesia).
MoU terkait pemasaran dan produksi drone untuk pasar ekspor ini dilaksanakan pada hari kedua pelaksanaan Singapore Airshow 2026 di booth PTDI A-L31.
FROGS Indonesia merupakan perusahaan yang berfokus pada bidang pengembangan dan manufaktur teknologi drone, khususnya untuk sektor pertanian (drone sprayer), pemetaan udara, pengawasan kargo, hingga drone penumpang.
Sinergi kedua belah pihak diharapkan dapat memperkuat pengembangan solusi drone yang aplikatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Melalui MoU ini, PTDI dan FROGS Indonesia menyepakati kegiatan pemasaran dan promosi bersama produk drone untuk pasar luar negeri, joint manufacturing, transfer teknologi, serta research and development untuk peningkatan kinerja dan kemampuan sistem drone.
Kolaborasi ini juga mencakup eksplorasi kapabilitas masing-masing pihak, di mana PTDI akan berperan dalam penguatan pengembangan sistem, pemanfaatan fasilitas manufaktur.
Serta dukungan jejaring pemasaran internasional, termasuk potensi dukungan KBRI di luar negeri yang membutuhkan pemanfaatan drone di sektor pertanian dan peternakan.
Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PTDI Moh Arif Faisal mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis PTDI dalam memperluas kapabilitas sistem udara nirawak, khususnya pada aspek pengembangan platform, integrasi sistem, dan kesiapan manufaktur untuk pasar global.
Melalui kolaborasi ini, PTDI mendorong pengembangan drone yang tidak hanya unggul secara aeronautika, tetapi juga andal dari sisi performa sistem, fleksibilitas misi, serta kesiapan untuk berbagai kebutuhan operasional, termasuk pengawasan, pemetaan, dan dukungan misi non-tempur.
“Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri drone nasional sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” imbuhnya.
Kolaborasi PTDI dengan FROGS Indonesia melengkapi rangkaian kapabilitas PTDI dalam pengembangan Unmanned Aircraft System (UAS) di berbagai segmen aplikasi.
Sebelumnya, PTDI telah mengembangkan sejumlah platform UAS, di antaranya UAS Wulung dan Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) MALE “Elang Hitam”, yang mencerminkan komitmen PTDI dalam membangun kompetensi teknologi wahana udara nirawak secara berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PTDI mengadopsi pendekatan komprehensif dalam pengembangan UAS, mulai dari aplikasi sipil seperti drone pertanian hingga pengembangan sistem UAS berteknologi lebih lanjut, guna mendukung penguatan ekosistem industri dirgantara nasional.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































