Harga sejumlah komoditas pangan utama tercatat mengalami penurunan secara nasional pada awal pekan ini. Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan, Senin (24/11), bahwa tren penurunan harga terjadi pada beberapa komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, minyak goreng, hingga daging.
Berdasarkan data Panel Harga Bapanas per pukul 08.40 WIB, harga cabai rawit merah turun signifikan menjadi Rp40.337 per kilogram, atau turun Rp3.724 dari hari sebelumnya. Komoditas lain yang ikut turun adalah bawang merah yang kini berada di level Rp39.650 per kilogram, turun Rp196 dari hari sebelumnya.
Di kelompok bahan pokok, harga beras juga menunjukkan koreksi. Beras premium tercatat Rp15.279 per kilogram, turun Rp237; beras medium Rp13.294, turun Rp214; dan beras SPHP turun menjadi Rp12.409, atau turun Rp54 dari hari sebelumnya.
Pada komoditas lainnya, jagung untuk peternak turun menjadi Rp6.600 per kilogram, atau turun Rp240. Sementara kedelai biji kering impor justru mengalami kenaikan tipis menjadi Rp10.747 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada bawang putih bonggol yang kini berada di angka Rp35.870 per kilogram. Untuk cabai jenis lain, cabai merah keriting turun menjadi Rp53.389 per kilogram, sedangkan cabai merah besar turun menjadi Rp50.967 per kilogram.
Dari sektor protein hewani, Bapanas mencatat harga daging sapi murni turun menjadi Rp132.041 per kilogram, sedangkan daging ayam ras melemah ke Rp37.612 per kilogram. Telur ayam ras juga mengikuti tren penurunan menjadi Rp30.020 per kilogram.
Harga kebutuhan pokok lainnya seperti gula konsumsi, minyak goreng, dan tepung terigu juga mengalami penurunan. Gula konsumsi turun ke Rp17.874 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan berada di harga Rp20.486 per liter, disusul Minyakita yang turun ke Rp17.099 per liter.
Komoditas ikan pun menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi. Ikan kembung naik menjadi Rp44.349 per kilogram, namun ikan tongkol turun menjadi Rp34.798, dan ikan bandeng melemah ke Rp33.858.
Sementara itu, komoditas daging kerbau tercatat mengalami penurunan cukup besar. Daging kerbau beku impor turun menjadi Rp100.390 per kilogram, dan daging kerbau segar lokal turun ke Rp136.667 per kilogram.
Secara umum, Bapanas menilai tren penurunan harga ini dipengaruhi oleh pasokan yang relatif stabil dan permintaan yang berada dalam kondisi normal. Pemerintah akan terus memantau pergerakan harga pangan demi menjaga stabilitas pasokan nasional.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































