Pertamina EP Sukses Turunkan LPO ke Nol Berkat Inovasi DOBBER di Jatibarang

PT Pertamina EP, bagian dari Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, mencatat pencapaian signifikan dalam peningkatan efisiensi produksi migas. Dalam waktu enam bulan, angka Loss Production Opportunity (LPO) berhasil ditekan dari 60 barel per hari menjadi nol barel berkat penerapan inovasi teknologi terbaru, DOBBER (Downhole Scrubber), di Lapangan Jatibarang, Indramayu.

Keberhasilan ini tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga menjadi sorotan dalam ajang bergengsi The 49th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025, di mana DOBBER dipamerkan sebagai salah satu inovasi unggulan dari Pertamina Hulu Energi.

- Advertisement -

DOBBER tidak hanya berkontribusi dalam eliminasi LPO, namun juga mencatatkan efisiensi biaya operasional sebesar Rp10,7 miliar per tahun. Angka ini diperoleh dari keberhasilan konversi genset diesel ke genset gas untuk penggerak Electrical Submersible Pump (ESP).

Lebih dari itu, teknologi ini juga berdampak positif terhadap lingkungan. DOBBER terbukti mampu mengurangi emisi karbon hingga 1.001 ton CO₂e per tahun. Pencapaian ini merupakan hasil dari program konversi genset diesel ke genset gas dari tiga sumur ESP lainnya, efek domino dari perbaikan kualitas fuel gas.

- Advertisement -

Hasil ini membuktikan bahwa inovasi DOBBER tidak saja memberikan manfaat operasional, tapi juga berkontribusi untuk keberlanjutan lingkungan.

Melalui penerapan DOBBER, Pertamina EP berhasil menghadirkan solusi cerdas untuk mengoptimalkan produksi migas, khususnya di wilayah dengan akses terbatas sehingga sulit dijangkau oleh peralatan konvensional berukuran besar.

Inovasi ini menjadi jawaban atas salah satu tantangan utama dalam industri hulu migas di Indonesia yakni efisiensi operasional di medan yang tidak mudah diakses.

DOBBER dirancang untuk mengatasi masalah fuel gas basah yang mengandung uap air atau hidrokarbon cair cukup tinggi, yang kerap menjadi tantangan saat mengoperasikan genset gas sebagai penggerak ESP.

- Advertisement -

Alat ini digunakan untuk menaikkan fluida (biasanya berupa minyak) dari sumur ke permukaan, terutama ketika tekanan reservoir sudah tidak cukup kuat untuk mendorong minyak keluar sendiri.

ESP sangat efektif untuk meningkatkan produksi pada sumur dengan cadangan yang masih besar tapi bertekanan rendah atau dengan angka produksi yang menurun.

Melalui prinsip kerja pemisahan fluida di bawah permukaan, atau subsurface separation, DOBBER menghadirkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan produksi di sumur-sumur dengan akses terbatas yang membutuhkan bahan bakar gas tetapi kondisinya basah.

Dengan memanfaatkan kondisi alami sumur, serta panas dari geothermal gradient, DOBBER mampu memisahkan gas dari cairan, secara efisien di dalam sumur.

“Hasilnya adalah gas kering yang sesuai spesifikasi untuk menggerakkan genset, sehingga pasokan listrik bagi unit ESP tetap stabil dan kegiatan operasi produksi berjalan lancar tanpa gangguan,” kata Saifudin Zuhri, pimpinan proyek lintas fungsi inovasi DOBBER.

Keberhasilan DOBBER merupakan buah kolaborasi lintas fungsi di Pertamina EP Jatibarang Field.

Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi mampu membuahkan solusi yang berdampak positif bagi perusahaan dan negara.

Inovasi yang pertama kali dikembangkan sejak November 2023 hingga Maret 2024 ini sudah diimplementasikan di klaster sumur JTB-068 di Lapangan Jatibarang, dan siap untuk direplikasikan di klaster sumur sejenis lainnya di wilayah kerja migas Pertamina lainnya.

Bagi Pertamina EP, DOBBER tidak hanya sekadar inovasi teknologi, tetapi juga wujud nyata komitmen Perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Di tengah tantangan global dan meningkatnya kebutuhan energi, Pertamina EP terus berupaya memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga, dengan mengoptimalkan potensi produksi yang ada, sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan dan lingkungan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img