KAI Logistik Dukung Konsolidasi BUMN Sektor Logistik yang Diinisiasi Danantara

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) menyatakan komitmennya dalam mendukung rencana konsolidasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor logistik yang digagas oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Konsolidasi ini bertujuan untuk menghapus duplikasi fungsi dan menyederhanakan proses bisnis antar-BUMN guna meningkatkan efisiensi dan daya saing nasional.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang diambil Danantara. Ia menilai bahwa inisiatif ini merupakan peluang besar untuk mendorong integrasi dan sinergi nyata antar-perusahaan pelat merah di sektor logistik.

“Sebagai bagian dari rencana konsolidasi tersebut, KAI Logistik mendukung proses penyelarasan yang bertujuan untuk menghilangkan duplikasi fungsi dan menyederhanakan proses bisnis antar-BUMN,” kata Fredi di Jakarta seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (22/6).

Namun demikian, Fredi menekankan pentingnya langkah awal berupa identifikasi menyeluruh terhadap proses bisnis dari masing-masing entitas yang terlibat, terutama pada area yang memiliki irisan. Menurutnya, area yang memiliki irisan operasional perlu dianalisis dan dieliminasi secara strategis. Langkah ini penting agar proses dominan bisa dijadikan tulang punggung sistem yang lebih efisien, sekaligus menunjuk BUMN yang paling tepat sebagai penanggung jawab.

Dengan pendekatan ini, kata Fredi lagi, konsolidasi diharapkan tidak hanya menjadi restrukturisasi administratif, melainkan mampu mendorong sinergi nyata dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pihak, termasuk Danantara Indonesia.

KAI Logistik bersama induk usahanya, PT Kereta Api Indonesia (Persero), telah aktif dalam sejumlah forum pembentukan sub-holding logistik darat sebagai bagian dari upaya konsolidasi sektor logistik BUMN. Namun hingga kini, Fredi mengungkapkan bahwa belum ada bentuk kesepakatan final terkait mekanisme integrasi tersebut.

“Namun demikian, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan yang konkret terkait bentuk atau mekanisme konsolidasi tersebut,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, KAI Logistik terus mengembangkan strategi bisnis di seluruh lini usaha. Untuk angkutan multi-commodity, perusahaan menyasar segmen ekspor-impor, layanan green freight, dan kolaborasi strategis dengan sesama BUMN.

Dalam hal layanan terminal dan bongkar muat batu bara, perusahaan tengah meningkatkan kapasitas terminal serta mengembangkan gudang berikat dan pusat logistik berikat sebagai bagian dari strategi keterminalan.

Sementara itu, pada sektor kurir dan logistik, fokus diarahkan pada ekspansi bisnis kurir, penguatan layanan freight forwarding, pengembangan depo kontainer, serta peningkatan SDM dan digitalisasi proses operasional.

“Selain itu, KAI Logistik juga mengoptimalkan operasional dengan pengembangan depo kontainer dan hub kurir, peningkatan SDM dan kapabilitas internal serta akselerasi melalui teknologi informasi,” kata Fredi pula.

Sebelumnya Danantara akan melakukan konsolidasi bisnis terhadap perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor logistik dan asuransi.

Konsolidasi bisnis itu sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing perusahaan BUMN, serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi Danantara Indonesia, ujar Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria dalam acara IKA Fikom Unpad Executive Breakfast Meeting, di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Rabu (18/6).

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img