Libur panjang Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk bepergian, tercermin dari lonjakan jumlah penumpang yang dilayani oleh Garuda Indonesia dan anak usahanya, Citilink. Selama periode 5 hingga 10 Juni 2025, dua maskapai ini mencatatkan total 331 ribu penumpang yang telah diterbangkan.
“Adapun hingga saat ini tercatat lebih dari 331 ribu penumpang sudah diterbangkan selama periode long weekend Hari Raya Idul Adha 1446 H,” kata Head of Corporate Communications Garuda Indonesia Dicky Irchamsyah dilansir dari laman ANTARA di Jakarta, Selasa (10/6).
Dicky juga mengungkapkan Garuda Indonesia Grup, mencakup Garuda Indonesia dan Citilink, mencatatkan tingkat keterisian kursi atau okupansi mencapai 80 persen selama periode libur panjang Idul Adha dan cuti bersama.
“Jadi 331 ribu itu dari total kursi yang disiapkan yaitu sedikitnya 421 ribu kursi penerbangan, baik domestik maupun internasional,” ujarnya lagi.
Dicky menambahkan, peningkatan jumlah penumpang ini selaras dengan tren mobilitas masyarakat selama masa libur panjang dan cuti bersama. “Optimalisasi ketersediaan kursi kali ini sejalan dengan tren peningkatan mobilitas masyarakat selama momentum long weekend di akhir pekan,” kata Dicky.
Untuk mengakomodasi permintaan yang tinggi, Garuda Indonesia Group mengoperasikan sebanyak 2.378 penerbangan, terdiri dari 1.296 penerbangan oleh Garuda Indonesia dan 1.082 penerbangan oleh Citilink.
Pada rute domestik, beberapa destinasi dengan tingkat okupansi tertinggi meliputi Labuan Bajo, Surabaya, Denpasar, Malang, Toraja, Jayapura, dan Medan. Sementara untuk rute internasional, rute seperti Shanghai, Guangzhou, Korea, Sydney, dan Tokyo mencatatkan permintaan tinggi, menandakan tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan luar negeri.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































