PTPP Tunggu Keputusan Merger dengan WIKA, Dividen Ditiadakan untuk Perkuat Modal

PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP, perusahaan BUMN di sektor konstruksi dan investasi, menyatakan masih menunggu keputusan final terkait rencana konsolidasi atau merger dengan sesama BUMN Karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA).

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, dalam konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang digelar di Jakarta pada Rabu (1/5), menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai merger ini berada di tangan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

- Advertisement -

“Di sini sudah ada langkah menuju merger dan saat ini dilakukan penjajakannya,” kata Novel.

Ia menambahkan bahwa proses penggabungan antara PTPP dan WIKA sejatinya telah berjalan, meski masih dalam tahap evaluasi dan pembahasan lebih lanjut. “Prosesnya sudah dilakukan, kami terus menunggu apa yang menjadi keputusan final Danantara terkait bisnis yang ada di BUMN konstruksi,” ujar Novel.

- Advertisement -

“Sedang masih proses, tapi arahan merger tetap dijalankan, sampai nanti finalnya bagaimana,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, PTPP juga mengumumkan keputusan penting lainnya, yaitu, perseroan tidak akan membagikan dividen tahun ini. Langkah ini diambil demi memperkuat kondisi keuangan dan struktur permodalan perusahaan di tengah kondisi pasar konstruksi yang masih ketat.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPP, Agus Purbianto, menjelaskan bahwa keputusan tersebut didasari oleh kebutuhan modal kerja yang cukup tinggi, terutama di awal tahun fiskal.

“Di sektor konstruksi, khususnya BUMN Karya, terkait dengan modal kerja ini cukup tight, apalagi di periode triwulan I, baru beberapa buka blokir anggaran seperti IKN (Ibu Kota Nusantara) dan Kementerian PU,” ungkap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPP Agus Purbianto.

- Advertisement -

“Cadangan ini kita gunakan untuk memperkuat struktur permodalan kita,” ujarnya menambahkan.

Meski kondisi keuangan tengah dikonsolidasikan, kinerja operasional PTPP menunjukkan tren positif. Hingga akhir kuartal I 2025, perusahaan berhasil mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp6,275 triliun—mengalami peningkatan 32 persen secara tahunan (year-on-year).

Menariknya, perolehan kontrak tersebut melampaui target kuartal I 2025 sebesar 151 persen, serta telah mencakup 21 persen dari total target nilai kontrak baru yang dicanangkan hingga akhir tahun.

Dengan kinerja yang solid dan strategi penguatan modal, PTPP optimistis menghadapi tantangan industri konstruksi serta menanti arah baru dari potensi merger dengan WIKA.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img