BCA Syariah Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah Lewat Dukungan di Muktamar IPEMI 2025

PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional melalui partisipasi aktif dalam Muktamar ke-III Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) yang digelar di Jakarta, Senin, 5 Mei 2025.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menjelaskan bahwa kehadiran BCA Syariah dalam acara tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi serta memperkenalkan produk-produk unggulan bank kepada para pengusaha muslimah pelaku UMKM.

“Kehadiran BCA Syariah dalam acara IPEMI bertujuan untuk memberikan edukasi dan mendekatkan produk unggulan kami kepada para muslimat pengusaha UMKM,” kata Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum dalam keterangannya, Selasa, 6 Mei 2025.

Ia menekankan pentingnya memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah bagi para pengusaha UMKM. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan ekonomi kaum perempuan dan memberikan dampak positif yang lebih luas pada masyarakat Indonesia.

“BCA Syariah mendukung berbagai upaya dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi meningkatkan inklusi keuangan, BCA Syariah terus memperkuat layanan digital. Inisiatif ini difokuskan pada optimalisasi aplikasi mobile banking BSya yang kini hadir dengan fitur-fitur lebih lengkap dan user-friendly.

Yuli mengungkapkan bahwa jumlah rekening online BCA Syariah per Maret 2025 telah tumbuh 13% secara tahunan (year-on-year/yoy), mencapai lebih dari 311 ribu rekening dari total lebih dari 658 ribu rekening nasabah.

“Jumlah rekening online BCA Syariah tumbuh 13,0 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai lebih dari 311 ribu rekening dari total lebih dari 658 ribu rekening nasabah di Maret 2025,” ujar Yuli.

Kinerja keuangan BCA Syariah juga mencatatkan pertumbuhan yang signifikan. Hingga Maret 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat meningkat sebesar 25,9% yoy menjadi Rp13,5 triliun. Sementara itu, portofolio dana murah atau CASA tumbuh 35,5% yoy mencapai Rp5,2 triliun, atau 38,8% dari total DPK. Tahun ini, BCA Syariah menargetkan pertumbuhan DPK di kisaran 10-12%.

Mobile banking BSya kini dilengkapi dengan berbagai fitur yang mendukung kebutuhan transaksi nasabah syariah, mulai dari pembukaan rekening online, transfer, pembayaran, tarik tunai tanpa kartu (cardless) di ATM BCA, hingga pembayaran melalui QRIS.

Tidak hanya itu, BSya juga menyediakan fitur Islami seperti setoran biaya haji online, petunjuk arah kiblat, dan jadwal sholat.

Fitur terbaru BSya juga memungkinkan nasabah berinvestasi emas melalui pembiayaan murabahah, serta melakukan penempatan deposito secara online. Nasabah juga menikmati berbagai keuntungan bebas biaya seperti transfer BI-Fast, tarik tunai cardless, hingga top-up Flazz, ditambah program loyalti berupa cashback biaya transfer.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img