Komitmen Bisnis Bank Jatim, Direksi Lakukan Aksi Borong Saham

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat posisinya di industri keuangan dengan berkomitmen memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Sebagai emiten dengan kode BJTM, Bank Jatim berupaya meningkatkan kapasitas bisnisnya secara linier maupun eksponensial.

- Advertisement -

Strategi Bank Jatim dalam Menghadapi Kompetisi Industri Keuangan

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menyatakan bahwa di tengah ketatnya persaingan industri keuangan, perusahaan harus terus beradaptasi agar tetap relevan bagi nasabah dan pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan visi Bank Jatim untuk menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor satu di Indonesia.

- Advertisement -
Baca Juga: Bank Jatim Gandeng Universitas Ciputra, Buka Peluang Baru di Dunia Pendidikan

“Salah satu faktor pendorong pertumbuhan bisnis eksponensial adalah melalui aksi korporasi Kelompok Usaha Bank (KUB). Bank Jatim berhasil menjadi pionir dalam implementasi aksi korporasi KUB antar BPD dengan menggandeng lima BPD lainnya,” ujar Busrul.

Sinergi Korporasi dalam Kelompok Usaha Bank (KUB)

Aksi korporasi KUB yang dijalankan oleh Bank Jatim meliputi tiga aspek utama:

  1. Aspek Permodalan – Bank Jatim berperan sebagai mitra strategis bersama Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas serta kapasitas BPD anggota KUB.
  2. Aspek Bisnis dan Keuangan – Bertujuan mensinergikan kebutuhan serta menciptakan peluang baru, baik dalam skema Business-to-Business (B2B) maupun Government-to-Business.
  3. Aspek Pendukung Lainnya – Fokus pada penguatan tata kelola perusahaan (GCG), peningkatan kualitas sumber daya manusia, budaya perusahaan, serta transfer teknologi informasi.

Kinerja Emiten dan Kontribusi Bank Jatim terhadap Perekonomian

- Advertisement -

Sebagai perusahaan publik, Bank Jatim secara konsisten membagikan dividen dengan rasio payout sekitar 58% dan dividen yield sebesar 11%. Hal ini menunjukkan komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Lebih lanjut, Busrul menegaskan bahwa Bank Jatim menerapkan strategi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dengan prinsip value beyond profit. Strategi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pemegang saham, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan, masyarakat sekitar, dan tenaga kerja sebagai aset utama perusahaan.

Komitmen Bank Jatim terhadap Tanggung Jawab Sosial

Dalam rangka kepedulian terhadap lingkungan, Bank Jatim berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan, dan sosial melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Komitmen ini telah mendapatkan berbagai penghargaan dan pengakuan, termasuk masuk dalam indeks saham ESG (Environmental, Social, and Governance) SRI-KEHATI dengan kategori penerapan ESG berisiko sedang yang dikeluarkan oleh ESG Sustainalytics Rating.

Strategi Jangka Panjang dan Roadmap Bisnis Bank Jatim

Seluruh strategi dan rencana bisnis telah dirancang secara komprehensif dalam Rencana Bisnis dan Rencana Korporasi untuk empat tahun ke depan. Visi Bank Jatim untuk menjadi BPD nomor satu di Indonesia tidak hanya diukur dari sisi angka, tetapi juga dalam perannya sebagai model bagi bank pembangunan daerah lainnya.

Perwujudan visi ini dituangkan dalam tiga tahapan corporate plan:

  1. Foundation Building – Membangun fondasi yang kuat.
  2. Growth Acceleration – Mempercepat pertumbuhan bisnis.
  3. Market Leadership – Menjadi pemimpin pasar.

Saat ini, Bank Jatim telah memasuki fase kedua dengan fokus pada penguatan proses bisnis inti, ekspansi ke segmen kredit komersial, serta intensifikasi sinergi dengan kelompok BPD lainnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img