Laba Bersih Bank Panin Susut 4,61% Jadi Rp2,86 Triliun pada 2024

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,86 triliun (Rp113,67 per saham) pada tahun 2024. Angka ini mengalami penurunan 4,61% dibandingkan dengan laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,05 triliun (Rp105,11 per saham) pada 2023.

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2024 yang dirilis pada Rabu (26/2/2025), pendapatan bunga bersih PNBN turun 3,23% menjadi Rp8,91 triliun, dari sebelumnya Rp9,21 triliun pada 2023.

- Advertisement -

Selain itu, pendapatan operasional lainnya juga mengalami penurunan sebesar 15,10%, dari Rp2,57 triliun pada 2023 menjadi Rp2,18 triliun pada 2024. Pendapatan ini terdiri dari provisi dan komisi selain kredit bersih sebesar Rp144,65 miliar, pendapatan valuta asing bersih Rp129,61 miliar, keuntungan bersih dari penjualan efek Rp161,21 miliar, serta pendapatan lainnya sebesar Rp1,82 triliun.

Meski laba bersih turun, total kredit yang disalurkan PNBN sepanjang 2024 mengalami kenaikan sebesar 0,76% menjadi Rp132,51 triliun dibandingkan Rp131,49 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun PNBN juga meningkat 4,88% menjadi Rp141,69 triliun dari Rp135,08 triliun pada 2023.

- Advertisement -

Dari sisi aset, total aset PNBN per 31 Desember 2024 mencapai Rp243,95 triliun, mengalami pertumbuhan 9,88% dari Rp222,01 triliun pada akhir 2023. Sementara itu, jumlah liabilitas dan ekuitas PNBN pada tahun 2024 masing-masing tercatat sebesar Rp176,22 triliun dan Rp56,07 triliun.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img