IHSG Diproyeksikan Melemah: Tekanan Jual Masih Berlanjut?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini, Kamis (27/2). Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyebutkan bahwa meskipun IHSG sempat mengalami rebound terbatas pada sesi perdagangan sebelumnya, tekanan jual masih berpotensi berlanjut.

“Selama belum berhasil menembus di atas resistance Fibonacci 6.715, IHSG diperkirakan dapat terseret menuju 6.436-6.480,” ujar Ivan dalam riset hariannya.

- Advertisement -

Ivan memprediksi IHSG akan bergerak dalam kisaran support di level 6.436, 6.480, 6.303, hingga 6.116. Sementara itu, resistance diperkirakan berada di level 6.715, 6.772, 6.912, dan 7.041.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya, menilai bahwa meskipun IHSG mengalami tekanan dan konsolidasi, kondisi ini bisa menjadi momentum bagi investor untuk melakukan akumulasi saham. Stabilitas ekonomi nasional yang tercermin dalam data terbaru menjadi salah satu faktor pendukung.

- Advertisement -

“Selain itu, kinerja emiten juga masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Dengan faktor-faktor tersebut, IHSG berpotensi menguat hari ini,” kata William.

Dengan sentimen tersebut, William memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support 6.636 dan resistance 6.845.

Pada perdagangan Rabu (26/2), IHSG ditutup menguat 19,09 poin atau naik 0,29 persen ke level 6.606. Berdasarkan data RTI Infokom, nilai transaksi investor mencapai Rp10,78 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 19,05 miliar saham.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img