Menyambut tahun 2025, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga pangan di Indonesia masih mengalami fluktuasi. Beberapa komoditas menunjukkan kenaikan, sementara yang lainnya mengalami penurunan. Yuk, kita simak update harga pangan terbaru per 4 Januari 2025.
Kenaikan Harga Pangan: Siapa Saja yang Terkena?
Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan harga cukup signifikan adalah cabai rawit merah. Harga cabai rawit merah tercatat naik hingga 1,12 persen, atau sekitar Rp720, menjadi Rp64.940 per kilogram (kg). Selain itu, cabai merah keriting juga ikut mengalami kenaikan sebesar 0,45 persen, atau Rp230, menjadi Rp51.270 per kg.
Tak hanya cabai, daging ayam ras dan telur ayam ras juga tercatat naik, masing-masing sebesar 0,32 persen (Rp120) dan 0,20 persen (Rp60). Kenaikan ini membuat harga daging ayam ras berada di angka Rp37.830 per kg, sementara telur ayam ras menyentuh Rp30.780 per kg.
Penurunan Harga Pangan: Ada Keuntungan untuk Dompet Kita
Sementara itu, ada juga komoditas yang harganya mengalami penurunan, yang tentunya bisa sedikit meredakan beban belanja rumah tangga. Bawang putih bonggol, misalnya, turun menjadi Rp42.600 per kg, sedangkan bawang merah juga ikut turun 1,36 persen, menjadi Rp40.620 per kg.
Tak ketinggalan, beras premium mengalami penurunan tipis sebesar 0,58 persen, menjadi Rp15.300 per kg. Begitu juga dengan beras medium yang turun menjadi Rp13.410 per kg, dan beras Bulog yang terpantau turun 0,24 persen, menjadi Rp12.470 per kg.
Komoditas lain yang juga mengalami penurunan adalah daging sapi murni, yang turun sebesar 0,53 persen menjadi Rp134.320 per kg. Selain itu, gula konsumsi juga tercatat turun sedikit, yakni 0,06 persen, menjadi Rp17.980 per kg.
Minyak Goreng: Ada yang Naik, Ada yang Turun
Minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang harga-harganya berfluktuasi. Minyak goreng kemasan sederhana tercatat naik 0,21 persen atau Rp40, menjadi Rp19.160 per kg. Namun, untuk minyak goreng curah, harga justru mengalami penurunan sebesar 2,05 persen, atau sekitar Rp360, menjadi Rp17.240 per kg.
Harga Pangan Lainnya yang Perlu Diketahui
Beberapa komoditas pangan lainnya yang patut diperhatikan antara lain tepung terigu curah yang turun 2,01 persen menjadi Rp9.750 per kg, dan terigu non-curah yang turun 1,78 persen menjadi Rp12.700 per kg.
Ada juga jagung yang mengalami sedikit kenaikan di tingkat peternak, yakni 1,63 persen menjadi Rp6.240 per kg. Sementara itu, garam halus beryodium tercatat naik 0,52 persen menjadi Rp11.550 per kg.
Harga Ikan: Ada Kenaikan, Ada Penurunan
Harga ikan juga mengalami pergerakan yang cukup menarik. Ikan kembung tercatat naik 1,73 persen, menjadi Rp38.810 per kg, sementara ikan tongkol naik 1,63 persen menjadi Rp33.330 per kg. Namun, tak semua ikan mengalami kenaikan, karena ikan bandeng justru turun 2,43 persen menjadi Rp32.900 per kg.
Kesimpulan: Harga Pangan 2025 yang Variatif
Secara keseluruhan, harga pangan pada awal tahun 2025 terpantau fluktuatif, dengan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai rawit merah dan daging ayam, namun ada juga penurunan harga yang cukup signifikan, terutama pada bawang-bawangan dan beras. Bagi kita yang selalu memantau harga pangan, tentu ini adalah informasi yang penting agar bisa mengatur pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak.
Jadi, jangan lupa selalu cek harga sebelum belanja, ya!
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































