Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) optimistis target lifting minyak dalam negeri sebesar 605 ribu barel per hari (barrel oil per day/BOPD) pada 2025, sebagaimana tercantum dalam APBN, dapat terealisasi. Hal ini didukung oleh temuan eksplorasi baru dan pemanfaatan teknologi mutakhir.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan keyakinan tersebut dalam acara Anugerah Dewan Energi Nasional (DEN) 2024 yang digelar di Jakarta pada Selasa (5/12). Ia menyebutkan bahwa sejumlah upaya telah dilakukan untuk meningkatkan produksi minyak, seperti eksplorasi di Jambi Merang, penerapan teknologi ExxonMobil, serta proyek-proyek migas yang on-stream pada tahun depan.
“Target APBN-nya 605 ribu (BOPD), mudah-mudahan kita bisa mencapai ada beberapa temuan-temuan eksplorasi di Jambi Merang juga teknologi ExxonMobil, dan beberapa proyek akan on-stream di tahun 2025,” kata dia.
SKK Migas juga telah menyusun persetujuan program dan anggaran untuk memastikan Komitmen Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam mendukung peningkatan lifting minyak. Salah satu langkah strategis adalah penggunaan teknologi canggih yang membutuhkan investasi besar. Djoko mengungkapkan bahwa anggaran untuk teknologi peningkatan produksi tersebut diperkirakan mencapai belasan miliar dolar AS.
“Kira-kira jumlahnya masih belasan miliar dolar AS tapi pastinya ya nanti setelah akhir tahun baru kita bisa lihat angka pastinya,” kata dia.
Selain itu, Djoko yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DEN menyatakan acara Anugerah DEN 2024 merupakan ajang apresiasi dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah yang sudah berhasil mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) yang ditetapkan sebelumnya.
Sebelumnya, SKK Migas mendorong KKKS untuk memanfaatkan teknologi sekaligus berinovasi guna meningkatkan produksi dan lifting migas nasional.
Hal tersebut tertuang dalam output serta kesepakatan antara SKK Migas dan KKKS dalam kegiatan Amore atau Asset Management and Optimization Review and Technology Day di Bandung, Jawa Barat, Kamis (5/12/2024).
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































