InfoEkonomi.ID – Maybank Indonesia terus meningkatkan pembiayaan berkelanjutan dengan fokus pada proyek-proyek ramah lingkungan, terutama dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Maria Trifanny Fransiska, Head of Sustainability Maybank Indonesia, menjelaskan bahwa bank tersebut telah berkomitmen untuk mencatat kemajuan kinerja keberlanjutan setiap tahunnya sesuai dengan target yang ditetapkan.
Pada tahun 2023, Maybank Indonesia berhasil memobilisasi dana sebesar Rp1,2 triliun untuk pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang disalurkan kepada perempuan pra-sejahtera, mencakup sekitar 287.500 orang. Total pembiayaan portofolio Maybank Indonesia yang didasarkan pada Kerangka Kerja Produk Berkelanjutan (Sustainable Product Framework/SPF) pada tahun 2023 mencapai Rp3,5 triliun. Kerangka kerja tersebut mengarahkan pengembangan dan klasifikasi produk yang berfokus pada hijau, sosial, berkelanjutan, sustainability-linked, dan transisi.
Maybank Indonesia juga memberikan pembiayaan untuk kendaraan listrik dan hybrid yang melebihi target sebesar 87%, serta meningkatkan kesejahteraan dengan menyalurkan kendaraan roda dua kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan UMKM, yang mencakup 135.575 rumah tangga.
Untuk mendukung kinerja keuangan berkelanjutan, Maybank Indonesia telah menyalurkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) di bidang efisiensi energi. Total pembiayaan KKUB pada tahun 2023 mencapai Rp21,7 triliun, yang menyumbang 21,2% dari total kredit Bank.
Maybank Indonesia juga mendorong partisipasi karyawan dalam menciptakan lingkungan kerja yang hijau dan mengurangi dampak negatif perubahan iklim, serta menerapkan nilai-nilai keberlanjutan dalam kegiatan sehari-hari. Lebih dari 250.000 jam karyawan Maybank telah dihabiskan untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Semua capaian tersebut sejalan dengan komitmen Bank untuk menjadi pemimpin di bidang Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) di kawasan ASEAN, sesuai dengan strategi prioritas Maybank Group, M25+.
Untuk pelestarian lingkungan, Maybank Indonesia telah melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove, yang diharapkan dapat menyerap sekitar 58.599 kg CO2e. Maybank Indonesia juga mendukung komitmen Grup Maybank terkait posisi Netral Karbon pada 2030 dan posisi Emisi Nol Bersih pada 2050.
Selanjutnya, Maybank Indonesia akan terus memantau dan menetapkan target emisi, membangun strategi bisnis khusus, dan membangun model usaha dengan target yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Selain itu, Maybank Indonesia juga aktif dalam program tanggung jawab perusahaan (Corporate Responsibility/CR) melalui Maybank Foundation, yang mendukung inisiatif-inisiatif dengan dampak sosial sesuai dengan enam pilar, seperti pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian seni dan budaya, keberagaman lingkungan, kehidupan yang sehat, dan bantuan bencana.
Program-program CR yang dijalankan termasuk Reach Independence & Sustainable Entrepreneurship (R.I.S.E.) 2.0, Maybank Goes to School, Maybank Women Eco-Weavers (MWEW), dan Cashville Kidz, yang telah memberikan dampak positif kepada ribuan individu dan masyarakat.
Pada tahun sebelumnya, Maybank Indonesia juga melakukan penanaman pohon bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan masyarakat untuk menyerap polusi di sekitar tol Bekasi Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

































