InfoEkonomi.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pada pukul 14.00 WIB, hari ini Selasa (19/9/2023).
Bank milik negara tersebut diketahui sudah melakukan pemanggilan RUPSLB, melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 28 Agustus 2023 lalu.
Terdapat dua mata acara dari rapat yang diselenggarakan di Ballroom Menara BNI itu, yaitu persetujuan atas Stock Split dan Perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan tentang Permodalan Perseroan.
Sebelumnya pada 11 Agustus 2023, BNI mengumumkan akan melakukan rencana stock split. BNI akan memecah harga saham dengan rasio 1:2 guna memperluas basis investor. Adapun jumlah saham beredar BBNI sebanyak 18,5 miliar lembar dengan kapitalisasi pasar Rp 168,9 triliun.
Selanjutnya, mata acara rapat adalah perubahan susunan pengurus BNI.
Adapun, pengurus BNI per RUPS Tahunan pada 15 Maret 2023 adalah:
Berikut susunan anggota Dewan Komisaris BNI:
- Komisaris Utama sekaligus Komisari Independen: Agus Dermawan Wintarto Martowardoio
- Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen: Pradjoto
- Komisaris Independen: Asmawi Syam Komisaris Independen: Sigit Widyawan
- Komisaris Independen: Septian Hario Seto
- Komisaris Independen: Iman Sugema
- Komisaris Independen: Erwin Rijanto Slamet
- Komisaris: Askolani
- Komisaris: Fadlansyah Lubis
- Komisaris: Susyanto
- Komisaris: Robertus Billitea
Adapun susunan anggota Direksi BNI menjadi:
- Direktur Utama: Royke Tumilaar
- Wakil Direktur Utama: Adi Sulistyowati
- Direktur Wholesale & International Banking: Silvano Winston Rumantir
- Direktur Digital & Integrated Transaction Banking: Corina Leyla Karnalies
- Direktur Enterprise & Commercial Banking: Sis Apik Wijayanto
- Direktur Institutional Banking: Muhammad labal
- Direktur Finance: Novita Widya Anggraini
- Direktur Human Capital & Compliance: Mucharom
- Direktur Network & Services: Ronny Venir
- Direktur Retail Banking: Putrama Wahju Setyawan
- Direktur Risk Management: David Pirzada
- Direktur Technology & Operations: Toto Prasetio.
Sumber: CNBC Indonesia

































