ITDC Catat Tingkat Hunian di Kawasan The Nusa Dua Capai 68,87%

InfoEkonomi.ID – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), member Injourney Group, mencatat tingkat hunian rata-rata atau occupancy rate di Kawasan The Nusa Dua mencapai angka 68,87% di bukan April 2023.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar kurang lebih 152% dibandingkan tingkat hunian pada periode April 2022 yang hanya sebesar 27,30%.

Ini juga menunjukkan terjaganya okupansi kawasan di atas 60%. Adapun pencapaian di bulan April ini merupakan yang tertinggi selama tahun 2023.

Pada April 2023, dari 21 hotel yang beroperasi di kawasan The Nusa Dua, ada 12 hotel yang mencapai okupansi di atas 70%.

Kunjungan wisatawan sebanyak 68.375 orang pada April 2023, tumbuh 7,75% dari 63.460 orang pada April 2022. Kunjungan didominasi wisatawan mancanegara yang tercatat sebanyak 41.025 orang pada April 2023, tumbuh lebih dari 79% dari 22.913 orang pada April 2022.

Sementara Daerah Tujuan Wisata (DTW) Water Blow, Peninsula The Nusa Dua, juga mencatat kunjungan wisatawan mencapai 5.210 orang selama April 2023, terjadi peningkatan 249% dibanding kunjungan periode April 2022 sebanyak 1.495 orang.

Pada periode libur Lebaran 19 – 25 April 2023, okupansi kawasan The Nusa Dua tercatat mencapai 78,37%. Angka ini meningkat 13,58% dibandingkan dengan tingkat okupansi pada libur Lebaran 2022 sebesar 69%, bahkan meningkat jauh dibandingkan tingkat okupansi libur Lebaran 2021 lalu yang hanya sebesar 11,14%.

“Kami bersyukur tingkat hunian di kawasan The Nusa Dua awal triwulan II ini dapat tetap terjaga di atas 60% dan tentunya menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata General Manager The Nusa Dua I Gusti Ngurah Ardita.

“Hal ini tentunya dipengaruhi oleh adanya libur lebaran, dan berbagai penawaran promo menarik dengan ragam aktivitas serta atraksi yang tersedia di kawasan The Nusa Dua. Kami berharap tingkat okupansi dan kunjungan wisatawan dapat terus terjaga untuk ke depannya,” kata Ngurah Ardita.

Sementara pada periode 1-21 Mei 2023, The Nusa Dua telah mencatat angka okupansi harian 63,72% yang dipengaruhi oleh kegiatan Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE).

Memasuki triwulan ke III, beberapa event telah dijadwalkan akan digelar di kawasan The Nusa Dua, antara lain event music Dream Machine pada 8-12 Juni 2023, Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2023 pada 14-17 Juni 2023, serta event music Thanks God It’s Festival by Univlox Live pada 14-16 Juli 2023.

Selain itu, kawasan The Nusa Dua juga terpilih menjadi venue partner penyelenggaraan event ANOC World Beach Games Bali 2023 edisi kedua pada 5-12 Agustus 2023 yang merupakan pesta olahraga pantai pertama yang berlangsung di Indonesia.

“Melihat semakin maraknya kegiatan pariwisata di kawasan yang kami kelola baik untuk kegiatan MICE, event music, event sport dan kegiatan lainnya, kami berharap tingkat hunian dapat tetap stabil hingga akhir tahun 2023,” tutur Ngurah Ardita.

“Kami tekankan kembali bahwa ITDC sebagai pengelola kawasan The Nusa Dua akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kami baik dari sisi fasilitas, pengamanan, infrastruktur serta atraksi wisata guna menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan menginap di The Nusa Dua serta dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tegas Ngurah Ardita.

“Kami pun membuka ruang kerjasama yang seluas-luasnya bagi pelaku pariwisata untuk menggelar event-event bergengsi di kawasan The Nusa Dua dengan kelengkapan fasilitas venue baik indoor maupun outdoor yang kami miliki,” tutup Ngurah Ardita.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img