InfoEkonomi.ID – Indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi 87,56 poin (1,27%) ke level 6.785,84 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (22/2/2023), dengan rentang pergerakan 6.781 – 6.875.
Selama sesi I, saham senilai Rp 4,85 triliun diperdagangkan mencapai 747.857 kali transaksi. Sebanyak 146 saham mencatatkan kenaikan, 359 saham terkoreksi, dan 191 saham stagnan.
Indeks saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 terpuruk 1,51%, Investor33 tersungkur 1,42%, dan JII anjlok 1,3%.
Saham sektor teknologi mencatatkan penurunan paling besar dibandingkan sektor-sektor saham lainnya pada perdagangan sesi I. Karena saham sektor teknologi jatuh dalam 2,54%.
Berdasarkan data RTI, HRTA memimpin jajaran saham top gainers pada perdagangan sesi I. Sebab, harga sahamnya melonjak hingga 24,8%. Disusul, FMII yang naik 21,98%, AMAN terkerek 11,49%, MEDS meningkat 10%, dan CHIP melesat 9,88%.
Sementara itu, saham yang harganya turun signifikan di sesi I antara lain PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) yang anjlok 6,99%, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) melemah 6,93%, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang jatuh 6,91%.
Disusul penurunan saham sektor kesehatan 2,1%, sektor infrastruktur 1,53%, sektor barang baku 1,36%, dan sektor keuangan 1,28%.
Tidak hanya IHSG yang memerah hari ini, mayoritas bursa saham Asia juga melemah. Nikkei (Jepang) anjlok 1,28%, Straits Time (Singapura) terkoreksi 0,18%, dan Shanghai (Tiongkok) merosot 0,25%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) naik tipis 0,03%. Dikutip dari laman Beritasatu.

































