Berkode Saham VTNY, VENTENY Resmi Melantai di BEI

InfoEkonomi.ID – PT VENTENY Fortuna International Tbk. hari ini Kamis (15/11) telah resmi menjadi perusahaan yang sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham VTNY. VENTENY menjadi perusahaan ke-59 yang melantai di BEI sepanjang 2022.

Berdasarkan data dari sistem E-IPO, VENTENY telah berhasil melepas 939.779.100 saham pada penawaran umum perdana saham. Antusiasme masyarakat yang ditunjukkan dengan tingginya permintaan akan saham VTNY dalam aksi perdana di Initial Public Offering (IPO) dan membuat Perseroan mengalami oversubscribe (kelebihan pemesanan) hingga 12,58 kali dari penjatahan terpusat (pooling) E-IPO atau naik 15 persen dari modal disetor setelah penawaran umum perdana saham. Perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp338.320.476.000,- berasal dari 18.847 pemesan saham VTNY yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia dan 6 negara.

- Advertisement -

Dengan suksesnya IPO ini, Perseroan berencana untuk memperkuat Segmen B2B (Business to Business); dengan berkolaborasi dengan asosiasi industri, menjaga tingkat kolektibilitas kredit, serta memperluas cakupan pasar dengan menambah jumlah representative office sehingga Perseroan dapat memberikan dampak yang lebih baik untuk UMKM Indonesia dan karyawannya.

Perseroan juga berencana untuk menggunakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, untuk menambah modal kerja PT VENTENY Matahari Indonesia (VMI) yang kemudian disalurkan kepada mitra P2P Lending (Peer-to-Peer) sebesar 42 persen, pengembangan bisnis meliputi pengembangan employee super-app, produk dan layanan, serta memperluas wilayah pemasaran sebesar 30 persen serta sisanya untuk modal kerja group sebesar 28 persen.

- Advertisement -

Selain itu, untuk meningkatkan dan memperkuat Segmen B2B2E (Business to Business to Employee), Perseroan akan mengoptimalkan big data untuk mengembangkan layanan yang bermanfaat dan tepat guna untuk karyawan di semua segmen. Sehingga, Perseroan mengharapkan kontribusi yang meningkat dari employee super-app yang menjadi layanan B2B2E dan menjadikan employee super-app ini sebagai aplikasi yang wajib dimiliki oleh seluruh karyawan.

Founder dan Group CEO PT VENTENY Fortuna International Tbk. Junichiro Waide mengatakan bahwa momen bersejarah tersebut merupakan babak baru bagi VENTENY dalam membangun ekosistem teknologi untuk mendukung akselerasi bisnis UMKM dan meningkatkan kualitas hidup karyawan.

“Kami bersyukur, meski di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan, kami menerima antusiasme yang luar biasa dari para investor, pengguna, dan masyarakat yang telah turut ambil bagian dalam perjalanan kami. Kami percaya, VENTENY akan tumbuh bersama di Indonesia,” ujar Jun Waide dalam rilis tertulis yang diterima InfoEkonomi.ID, Kamis (15/12).

Beroperasi di Indonesia sejak 2019 setelah Filipina dan Singapura sejak 2015 dan 2016, VENTENY memilih Indonesia sebagai pijakan untuk melakukan aksi korporasi IPO. Perseroan ini hadir untuk memberikan solusi finansial kepada para pemilik usaha baik UMKM dan perusahaan besar serta meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi karyawan yang berbasis teknologi.

- Advertisement -

Jun Waide menyampaikan, Indonesia menunjukkan skala pasar yang besar dan potensial karena memiliki potensi pertumbuhan pasar modal nasional yang kuat dengan jumlah investor retail yang besar.

Dirinya juga mengatakan, Indonesia memiliki visi dan misi menjadi negara maju dan  akan menduduki lima besar perekonomian dunia pada tahun 2045. “Di sini lah inovasi teknologi seperti VENTENY dapat berperan. Kami optimis bisnis kami dapat tumbuh bersama masyarakat Indonesia yang nantinya turut berdampak pada perekonomian nasional,” tandas Jun Waide.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img