Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Kredibilitas Fiskal dan Hilirisasi Saat Bertemu Presiden Bank Dunia

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menjaga kredibilitas fiskal melalui disiplin pengelolaan anggaran dan penguatan kemitraan strategis dengan World Bank Group. Komitmen tersebut menjadi fondasi untuk mendukung prioritas pembangunan nasional.

“Satu-satunya mata uang yang kami miliki adalah kredibilitas. Karena itu, kami ingin menjaga kredibilitas kami dan menegaskan kembali komitmen terhadap defisit anggaran 3 persen serta rasio utang 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” ujar Menkeu dalam pertemuan bilateral dengan Presiden World Bank Group, Ajay Banga, di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10).

Menkeu menjelaskan bahwa kebijakan fiskal Indonesia diarahkan untuk mendukung berbagai prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Prioritas tersebut mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan pendidikan, penguatan usaha kecil dan menengah, serta hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Selain itu, Pemerintah mendorong pendalaman sektor keuangan dan penciptaan lapangan kerja dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur perekonomian nasional, memperluas kesempatan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Menkeu juga menekankan pentingnya pendekatan terpadu dalam pengembangan sektor keuangan. Pendalaman dan inklusi keuangan perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi agar sektor keuangan dapat berperan optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

World Bank Group menyambut baik agenda pengembangan sektor keuangan Indonesia, termasuk melalui dukungan teknis untuk pendalaman pasar modal domestik. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas pasar keuangan dalam menyediakan sumber pembiayaan bagi dunia usaha dan kegiatan produktif.

Selain sektor keuangan, World Bank Group juga menyatakan dukungan terhadap agenda hilirisasi sumber daya alam Indonesia. Hilirisasi menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri sehingga manfaat ekonominya dapat dinikmati lebih luas oleh masyarakat Indonesia.

Pertemuan bilateral ini mencerminkan pentingnya kemitraan strategis antara Pemerintah Indonesia dan World Bank Group dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Dengan menjaga kredibilitas fiskal, memperkuat sektor keuangan, dan mengoptimalkan nilai tambah sumber daya alam, Pemerintah terus mendorong fondasi ekonomi yang kuat untuk mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img