Inovasi Adaptive Modular Station memenangkan kompetisi Smart Move Challenge 2026: Shaping Future Urban Mobility for 500 Years Jakarta. Setelah melalui proses panjang penjurian dan pemaparan langsung di hadapan dewan juri pada Selasa (20-10-2026) di Gedung Transport Hub, Dukuh Atas, tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia tersebut ditetapkan sebagai juara pertama.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo menyampaikan bahwa tahun ini tidak kurang dari 103 pendaftar mengirimkan karya inovatifnya, meningkat dari tahun sebelumnya. “Inovasi yang dihadirkan pun beragam, mulai dari sistem konstruksi modular, pengelolaan energi berbasis prediksi, strategi mengurai kepadatan penumpang melalui insentif, hingga pengembangan ekosistem bisnis dan pendapatan nontiket,” jelasnya.
“Ini menunjukkan bahwa masih banyak ruang untuk mengembangkan MRT Jakarta, baik dari sisi operasional, infrastruktur, bisnis, maupun keberlanjutan. Kami mengapresiasi upaya para finalis dalam mengidentifikasi tantangan dan merumuskan solusi melalui proposal yang telah disusun. Namun, inovasi tidak berhenti pada ide yang baik. Tantangan berikutnya adalah memastikan gagasan tersebut relevan dengan kebutuhan, feasible untuk diterapkan, dan mampu memberikan dampak nyata bagi MRT Jakarta maupun masyarakat,” tuturnya.
Menurut dewan juri yang terdiri dari tim MRT Jakarta dan Marketeers, inovasi adaptive modular station fokus kepada efisiensi dan standardisasi pembangunan stasiun MRT melalui metode pembangunan stasiun berbasis komponen modular dan fabrikasi off-site, sehingga pekerjaan di lokasi dapat dikurangi, koordinasi antardisiplin lebih sederhana, dan komponen lebih mudah direplikasi serta dirawat.
Pendekatan ini dirancang untuk menghadapi keterbatasan ruang dan gangguan aktivitas perkotaan selama ekspansi jaringan MRT. Dampaknya, diharapkan akan dapat mempercepat proses konstruksi, mengurangi kebutuhan pekerjaan di lokasi, dan meningkatkan konsistensi ant stasiun.
Tim pemenang yang terdiri dari lima mahasiswa, yaitu Radithya Al Fattan Pratomo, Valentino Yesa Hanbyran, Laksyeri Samudera A.H., Albertus Adiwangsa Y, dan Hilarius Veda Daniswara, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan kolaborasi antara MRT Jakarta dan Marketeers ini. “Kami menyampaikan apresiasi kepada PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Marketeers atas penyelenggaraan dan kesempatan yang telah diberikan hingga kami dapat mengikuti kompetisinya ini. Semoga tahun depan makin banyak lagi peserta yang ikut dengan berbagai macam inovasi yang lebih baik,” pungkas Laksyeri Samudera.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































