Direktur Utama PT PAL Indonesia (Persero), Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng., mendorong peserta Komponen Cadangan (Komcad) menerapkan disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk membangun profesionalisme sumber daya manusia sekaligus memperkuat industri pertahanan nasional.
Pesan itu disampaikan Kaharuddin saat memberikan pengarahan kepada peserta Komcad di Gedung Pusdikpom Puspomad, Jumat (9/10). Dia meminta para peserta menjadi agen perubahan dan teladan dalam membangun budaya kerja yang profesional.
“Dengan keikutsertaan kalian sebagai Komcad, jadilah agen-agen perubahan, agen-agen pemersatu, dan menjadi contoh bagaimana seseorang bekerja dengan kedisiplinan, integritas, dan loyalitas yang tinggi sehingga dapat memberikan perubahan pada industri pertahanan nasional menjadi lebih baik,” tegasnya.
Menurut Kaharuddin, nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan Komcad perlu diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Di lingkungan PT PAL, penerapan disiplin dan integritas menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, serta produktivitas.
Selain pembentukan karakter, kata dia, penguatan sumber daya manusia juga perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan penguasaan teknologi serta berfokus pada ketepatan waktu, ketepatan mutu dan fokus pada solusi. Kualitas SDM juga menjadi salah satu faktor penting dalam pengambilan keputusan untuk menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan yang berdaya saing global dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bertujuan membentuk warga negara yang memiliki kedisiplinan tinggi, ketangguhan fisik dan mental, jiwa korsa, serta nasionalisme yang kuat untuk diaplikasikan dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Sehingga peserta Komcad DefendID saat kembali bekerja dapat membawa budaya kerja industri pertahanan yang lebih Tangguh dan berorientasi pada pengabdian negara.
Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































