Indeks Menabung Konsumen Menguat pada Juni 2026, Kepercayaan Konsumen Turun ke Level 89,1

Jakarta, 8 Juli 2026. Hasil Survei Konsumen dan Perekonomian (SKP) LPS menunjukkan bahwa Indeks Menabung Konsumen (IMK) pada bulan Juni 2026 menguat 1,6 poin dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 81,7. Komponen Indeks Kemauan Menabung (IKMM) naik 3,5 poin ke level 90,2, sementara Indeks Kemampuan Menabung (IKPM) sedikit menurun sebesar 0,4 poin ke level 73,2. Peningkatan kemauan menabung konsumen terutama tecermin dari membaiknya persepsi terhadap waktu yang tepat untuk menabung, sejalan dengan kebutuhan persiapan pengeluaran pendidikan dalam beberapa bulan mendatang.

Peningkatan IKMM tecermin dari naiknya persentase responden yang menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menabung, yaitu dari 25,5% pada Mei 2026 menjadi 27,0% pada Juni 2026. Selain itu, persentase responden yang menyatakan bahwa tiga bulan mendatang adalah waktu yang tepat untuk menabung juga meningkat dari 33,7% pada Mei 2026 menjadi 34,8% pada Juni 2026.

Sementara itu, penurunan IKPM terjadi karena menurunnya porsi responden yang menyatakan sering menabung, yakni dari 18,9% di bulan Mei 2026 menjadi 17,1% di bulan Juni 2026. Meskipun demikian, di periode yang sama, porsi responden yang menilai bahwa jumlah yang ditabung lebih kecil dari yang direncanakan juga mengalami penurunan, yakni dari 39,1% menjadi 37,1%.

Berdasarkan kelompok pendapatan rumah tangga (RT), IMK pada mayoritas kelompok pendapatan meningkat pada Juni 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan IMK paling besar terlihat pada kelompok RT berpendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan, yakni sebesar 5,0 poin, diikuti RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan sebesar 2,4 poin, serta RT berpendapatan di atas Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan sebesar 1,0 poin. Sementara itu, IMK RT berpendapatan Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan menurun sebesar 1,2 poin. IMK RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan tetap berada di atas level 100 pada bulan Juni 2026 yang menunjukkan bahwa kemampuan dan kemauan menabung kelompok tersebut masih relatif kuat dibandingkan kelompok pendapatan lainnya.

Optimisme Konsumen Melemah

Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) melemah 3,7 poin di bulan Juni 2026 ke level 89,1 dari level 92,8 di bulan Mei 2026. Pada saat yang sama, Indeks Situasi Saat Ini (ISSI) dan Indeks Ekspektasi (IE) masing-masing turun 2,3 poin dan 4,7 poin ke level 70,0 dan 103,5. Hal ini mengindikasikan melemahnya persepsi konsumen dalam menilai perekonomian, terutama disebabkan oleh turunnya penilaian terhadap kondisi ekonomi lokal dan lapangan kerja saat ini, serta persepsi konsumen terhadap prospek ekonomi dan pendapatannya pada masa mendatang.

Penurunan IKK dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kenaikan harga bahan pokok, sulitnya lapangan kerja, kenaikan harga BBM, kenaikan harga elpiji, kelangkaan BBM, serta kelangkaan elpiji. Kenaikan signifikan harga BBM nonsubsidi menimbulkan kekhawatiran terjadinya kenaikan pada harga BBM bersubsidi dan barang-barang lain serta pengeluaran rumah tangga. Hal ini diperburuk oleh adanya keterbatasan pasokan yang menyebabkan antrean pembelian BBM di sejumlah daerah.

Ditinjau berdasarkan kelompok pendapatan RT, IKK pada hampir seluruh kelompok pendapatan menurun pada Juni 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan terbesar terjadi pada RT dengan pendapatan hingga Rp1,5 juta per bulan, yakni sebesar 12,7 poin. Penurunan juga tercatat pada RT berpendapatan Rp3 juta hingga Rp7 juta per bulan sebesar 4,1 poin, serta RT berpendapatan di atas Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan sebesar 3,2 poin. Di sisi lain, IKK RT berpendapatan di atas Rp7 juta per bulan meningkat sebesar 3,8 poin. Kelompok ini juga tetap berada di atas level 100, yang menunjukkan bahwa optimisme dalam menilai kondisi perekonomian masih terjaga.

Tingkatkan exposure dan reputasi brand/perusahaan lewat publikasi media nasional 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img