Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img

Sinergi Ekspor Maluku Utara Dongkrak Ekspor Non-Tambang 36,9 Persen di 2025

Kinerja Bea Cukai Ternate sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian positif, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekspor non-tambang Provinsi Maluku Utara. Melalui Program Sinergi Ekspor Maluku Utara, nilai devisa ekspor non-tambang tercatat mencapai USD16.533.107 atau tumbuh sebesar 36,9% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bea Cukai Ternate, Jaka Riyadi, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekspor ini merupakan hasil dari penguatan koordinasi, pendampingan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas layanan kepabeanan. Menurutnya, Sinergi Ekspor Maluku Utara dirancang sebagai wadah kolaborasi untuk memastikan kegiatan ekspor berjalan lancar dan berkelanjutan.

- Advertisement -

“Capaian ini merupakan hasil dari Sinergi Ekspor Maluku Utara, yaitu kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam mendorong kelancaran kegiatan ekspor,” ujar Jaka.

“Kami tidak hanya berfokus pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga mendorong ekspor yang berkelanjutan dari sisi kepatuhan, keberlanjutan usaha, serta pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab,” sambungnya.

- Advertisement -

Dalam kurun waktu 2021 hingga 2025, kinerja ekspor non-tambang Maluku Utara menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Hal ini tidak terlepas dari semakin optimalnya peran komoditas unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar internasional. Bea Cukai Ternate berperan aktif dalam memberikan asistensi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar siap memenuhi persyaratan ekspor serta standar pasar global.

Keberhasilan Sinergi Ekspor Maluku Utara juga tercermin dari meningkatnya jumlah eksportir aktif. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak tujuh eksportir aktif yang secara rutin melakukan ekspor non-tambang. Jumlah ini menunjukkan tren peningkatan yang berkelanjutan sejak tahun 2021. Jaka Riyadi menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah eksportir aktif menjadi indikator keberhasilan program dalam membangun kapasitas pelaku usaha lokal.

“Pertambahan eksportir aktif menunjukkan bahwa Sinergi Ekspor Maluku Utara tidak hanya mendorong transaksi ekspor sesaat, tetapi membangun kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional secara berkelanjutan,” jelas Jaka.

Dari sisi komoditas, Bea Cukai Ternate melalui Sinergi Ekspor Maluku Utara berhasil mengoptimalkan potensi unggulan daerah. Komoditas yang diekspor antara lain Kepiting Bakau, Udang Ronggeng, Frozen Tuna, Wood Pellet, serta komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi seperti Kerapu Sunu. Selain itu, pada tahun 2025 mulai tercatat komoditas baru, yakni pelagis dan mace, sebagai hasil dari upaya diversifikasi ekspor daerah.

- Advertisement -

Melalui Sinergi Ekspor Maluku Utara, Bea Cukai Ternate berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai devisa, memperluas akses pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara secara berkelanjutan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img