PT Perikanan Indonesia dan PT Pos Logistik Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan jasa dan pengembangan kerja sama logistik terpadu. Langkah strategis ini dipandang sebagai upaya memperkuat sistem rantai pasok produk perikanan nasional agar lebih efisien dan berdaya saing.
Direktur Pengembangan PT Perikanan Indonesia, Errinto Pardede, menjelaskan bahwa penguatan sistem logistik merupakan elemen penting dalam meningkatkan efisiensi distribusi produk perikanan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, tantangan logistik selama ini menjadi faktor penentu daya saing industri perikanan, baik di pasar domestik maupun ekspor.
“Melalui kerja sama ini, PT Perikanan Indonesia dan PT Pos Logistik akan berkolaborasi dalam pengelolaan jasa transportasi barang yang lebih terintegrasi,” ujar dia.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi tersebut juga mencakup pemanfaatan layanan pergudangan, distribusi, hingga pengembangan layanan logistik yang disesuaikan dengan kebutuhan industri perikanan. Selain meningkatkan efisiensi biaya, kerja sama ini dinilai membuka peluang co-branding dan joint marketing antara kedua perusahaan.
Penandatanganan MoU dilakukan pada Kamis (22/1) oleh Errinto Pardede dan Plt Direktur Utama PT Pos Logistik Indonesia, Arifin Muchlis, serta disaksikan oleh Direktur Keuangan PT Perikanan Indonesia, Eddi Santosa, sebagai bentuk komitmen manajemen dalam memperkuat sinergi antar-BUMN.
Errinto menyampaikan optimismenya bahwa sinergi tersebut akan memperkuat posisi PT Perikanan Indonesia sebagai BUMN pangan yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan layanan. Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil perikanan, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperluas akses pasar secara signifikan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































