Askrindo dan Bank Papua Perkuat Akses KUR untuk UMKM di Wilayah Timur Indonesia

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) resmi menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Bank Pembangunan Daerah Papua (Bank Papua) dalam program asuransi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menjelaskan, kemitraan ini menjadi langkah nyata untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM dan memperkuat daya saing sektor produktif daerah.

“Melalui kolaborasi ini, Askrindo dan Bank Papua berkomitmen untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua, memperkuat daya saing sektor produktif daerah, serta mendorong pemerataan ekonomi nasional,” kata Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (15/10).

Budhi menambahkan, kerja sama tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2025 serta Permenko Nomor 13 Tahun 2024 yang menegaskan komitmen pemerintah dalam penguatan ekosistem KUR. Melalui regulasi itu, pemerintah daerah didorong lebih aktif dalam pendataan, legalisasi izin usaha, dan perluasan akses pembiayaan mikro bagi UMKM.

Papua sendiri memiliki potensi besar dalam sektor ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata. Menurut Askrindo, potensi tersebut perlu ditopang dengan pelindungan risiko yang kredibel melalui produk asuransi agar pelaku usaha lebih siap menghadapi tantangan bisnis dan berkontribusi terhadap peningkatan indeks inklusi keuangan nasional.

“Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan dapat semakin memperkuat peran Askrindo sebagai perusahaan asuransi yang turut mendorong literasi dan inklusi keuangan serta pembangunan ekonomi berkelanjutan di seluruh Indonesia, terutama di kawasan timur Indonesia,” ujar Budhi.

Sebelumnya, Askrindo juga telah memperbarui kerja sama asuransi kredit konstruksi dan nonkonstruksi dengan Bank Papua, dengan estimasi nilai pertanggungan mencapai Rp900 miliar per tahun. Program ini menyasar pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta proyek-proyek pembangunan strategis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Papua dinilai memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang besar, terutama di sektor infrastruktur, sumber daya alam, kelautan, pertanian, dan pengembangan UMKM. Oleh karena itu, Askrindo meyakini bahwa dukungan pembiayaan yang dilengkapi dengan penjaminan risiko dari sektor asuransi menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan pembangunan di wilayah tersebut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img