PLN Nusantara Power (PLN NP) menunjukkan komitmen sosialnya melalui program Bedah Rumah Sehat, dengan merenovasi rumah milik Yuni Endang Wiludjeng, istri almarhum Heriyanto, seorang pensiunan PLN NP UP Gresik. Program ini menjadi bukti nyata bahwa PLN NP tidak melupakan kontribusi para purnakaryawan yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan perusahaan dan penerangan bangsa.
Kegiatan serah terima rumah yang telah selesai direnovasi dilakukan secara simbolis pada Senin (7/7/2025) di Gresik. Hadir dalam acara tersebut Vice President Communication & CSR PLN NP, Harry Purnomo, yang mewakili Direktur Manajemen Human Capital dan Administrasi PLN NP. Turut mendampingi, Senior Manager PLN NP Gresik, Mochamad Fauzi Iskandar, serta Ketua Ikatan Keluarga Pensiunan Listrik Negara (IKPLN) Daerah PLN NP, Fatchur Rozi, bersama jajaran pengurus lainnya.
Kediaman Yuni Endang Wiludjeng sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan. Atap bocor, plafon lapuk, dan rasa cemas selalu menyelimuti setiap kali hujan datang. Terbatasnya biaya membuat keluarga ini harus bertahan dengan menutup atap rumah menggunakan terpal.
Kini, berkat uluran tangan dari rekan-rekan PLN NP, rumah itu memiliki atap yang kuat, lantai keramik, plafon baru, dan tampilan yang segar berkat pengecatan ulang. Ia dan ketiga anaknya bisa tinggal dengan tenang dan nyaman.
“Saya sangat bersyukur dan terharu. Bantuan ini seperti cahaya di tengah masa sulit kami. Terima kasih PLN NP, ini lebih dari sekadar rumah – ini adalah harapan baru untuk kami,” ungkap Bu Endang penuh haru.
Program Bedah Rumah Sehat sendiri telah dimulai sejak tahun 2021 sebagai bentuk nyata kepedulian PLN NP terhadap para pensiunan yang pernah menjadi bagian penting dalam menerangi negeri.
Hingga saat ini, 29 rumah telah direnovasi. Pada tahun 2025, PLN NP menargetkan untuk merenovasi 10 rumah, di mana dua di antaranya telah rampung.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk penghormatan kepada para purnakaryawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk perusahaan dan bangsa.
“Mereka adalah pahlawan yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kami. Program ini adalah wujud cinta dan rasa terima kasih kami—karena setinggi apa pun pencapaian perusahaan, fondasinya tetap mereka yang telah lebih dahulu menerangi negeri,” ujar Ruly.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program ini menghadirkan kenyamanan, ketenangan, dan semangat baru bagi para purnakaryawan serta keluarga yang ditinggalkan.
Hal ini menegaskan bahwa PLN NP tak pernah lupa pada mereka yang pernah berkontribusi untuk masa depan bangsa.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































