Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, PT Pegadaian menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan sebanyak 717 ekor hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Penyaluran hewan kurban ini dilakukan melalui Kantor Pusat serta 12 Kantor Wilayah Pegadaian yang tersebar di seluruh Tanah Air.
Tak hanya itu, Kerohanian Islam (Rohis) Pegadaian Kantor Pusat turut menyalurkan tambahan 18 ekor hewan kurban yang merupakan bagian dari program sedekah daging para nasabah Pegadaian Syariah. Pemotongan hewan kurban dilakukan secara profesional di Rumah Potong Hewan (RPH) Amanah Bersama Agro Bekasi, demi menjaga kualitas dan kebersihan daging kurban.
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk rasa syukur atas pertumbuhan bisnis Pegadaian yang telah berjalan selama 124 tahun.
“Harapannya ini akan semakin meningkatkan rasa syukur atas apa yang telah kita capai selama berlangsungnya bisnis perusahaan, sejak 1901 hingga kini, sehingga dapat memupuk semangat kebaikan dan kepedulian. Semoga kurban yang kita salurkan bermanfaat untuk masyarakat yang menerima,” ujar Damar dikutip Rabu (11/6/2025).
“Dalam momen Iduladha yang penuh berkah ini, Pegadaian tidak hanya memenuhi kebutuhan daging kurban bagi masyarakat, namun juga melakukan proses pemilihan hewan kurban yang ketat, sehingga dapat dipastikan daging kurban yang didistribusikan Pegadaian memenuhi standar kebersihan dan berkualitas,” tambah dia.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Pegadaian, Yatno, menjelaskan bahwa daging dari hewan kurban yang disalurkan melalui Rohis Pegadaian akan didistribusikan langsung ke berbagai masjid, yayasan sosial, dan komunitas sekitar Kantor Pusat Pegadaian.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang bertugas dengan baik. Semua daging kurban yang telah terhimpun dari Rohis akan langsung didistribusikan ke masyarakat di RT/RW sekitar Kantor Pusat Pegadaian, berbagai Masjid, Majelis Taklim, Yayasan Sosial, serta tenaga alih daya Pegadaian, seperti Supir, Tenaga Kebersihan dan Keamanan,” ujar Yatno.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News































