PT Bank Permata Tbk (BNLI) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,085 triliun atau Rp30 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta dan didasarkan pada kinerja keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.
PT Bank Permata Tbk (BNLI) melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) menyepakati pembagian dividen kepada pemegang saham sebesar Rp1,085 triliun (bruto) atau Rp30 per saham. Dividen ini mencerminkan solidnya kinerja keuangan Permata Bank sepanjang 2024, di mana perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp3,6 triliun.
“Dewan komisaris menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kinerja Direksi yang mengerahkan segenap sumber daya serta memberikan upaya terbaik dalam memberikan respons yang tepat terhadap berbagai tantangan dan perubahan, sehingga bank dapat mencapai pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan,” kata Komisaris Utama Permata Bank Chartsiri Sophonpanich dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (10/4).
Pencapaian ini juga didukung oleh rasio permodalan yang kuat, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 35 persen dan Common Equity Tier-1 (CET-1) mencapai 26 persen—menjadikan Permata Bank sebagai salah satu bank komersial dengan struktur permodalan terkuat di Indonesia.
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M Rusli, menambahkan bahwa tahun 2024 merupakan tonggak penting dalam transformasi perusahaan. Salah satunya adalah perubahan logo yang menandai komitmen terhadap strategi bisnis berkelanjutan.
“Melalui pencapaian tonggak signifikan pada tahun 2024 melalui transformasi logo Permata Bank, serta penerapan strategi bisnis berkelanjutan yang dilaksanakan secara konsisten, Permata Bank kembali menunjukkan kinerja bisnis yang positif,” kata Direktur Utama Permata Bank Meliza M Rusli.
Memperkuat visi regionalnya, Rusli menambahkan bahwa Permata Bank tetap berkomitmen untuk “tumbuh bersama”, menjalin hubungan jangka panjang dan menciptakan nilai berkelanjutan dengan Bangkok Bank dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain pembagian dividen, pemegang saham dalam RUPST juga menyetujui lima mata acara lainnya salah satunya termasuk pengangkatan dewan pengawas syariah (DPS).
RUPST sepakat untuk mengangkat Habibullah sebagai anggota DPS dengan masa jabatan setelah seluruh persyaratan pengangkatannya terpenuhi termasuk diperolehnya persetujuan kemampuan dan kepatutan dari regulator terkait menjadi efektif atau tidak melebihi tanggal 1 Januari 2026.
Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Permata Bank saat ini:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Chartsiri Sophonpanich
Komisaris: Chong Toh
Komisaris: Niramarn Laisathit
Komisaris: Chalit Tayjasanant
Komisaris Independen: Haryanto Sahari
Komisaris Independen: Goei Siauw Hong
Komisaris Independen: Yap Tjay Soen
Komisaris Independen: Riswinandi
Direksi
Direktur Utama: Meliza M Rusli
Direktur: Abdy Salimin
Direktur Kepatuhan: Dhien Tjahajani
Direktur: Djumariah Tenteram
Direktur: Dayan Sadikin
Direktur: Setiatno Budiman
Direktur yang juga membidangi Unit Usaha Syariah: Rudy Basyir Ahmad
Direktur: Eddie Sajoga
Direktur: Evi Hiswanto
Berikut susunan Dewan Pengawas Syariah Permata Bank:
Dewan Pengawas Syariah
Ketua: Jaih
Anggota: Asep Supyadillah
Anggota: Habibullah
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































