Bank NTT Diminta Siapkan Sistem Digital Demi Optimalisasi PAD

PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) diminta untuk segera mengembangkan sistem digital guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dorongan ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD NTT, Yohanes De Rosari, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang, Rabu (23/4/2025).
Yohanes menyampaikan, langkah digitalisasi merupakan solusi konkret untuk mencegah kebocoran dalam proses penerimaan daerah. Hal ini ia sampaikan usai kunjungan kerja ke Jawa Timur, di mana seluruh sistem pembayaran di Bank Jatim sudah menggunakan metode digital.
“Kemarin kita kunjungan kerja ke Jawa Timur (Bank Jatim), kita juga lihat pembayaran semua pakai digital. Pembayaran semua sistim digital, agar supaya kita menhindari kebocoran,” tegas Yohanes De Rosari.
Salah satu sektor yang dinilai memiliki potensi besar dalam menyumbang PAD adalah pajak parkir. Meskipun pajak parkir merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota, namun menurut Yohanes, kerja sama antar daerah memungkinkan optimalisasi pengelolaannya di tingkat provinsi.
Namun, dalam UU 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, ada pasal yang mengatur tentang kerja sama daerah. Sehingga dalam kerja sama ini, dapat dilakukan dalam pengelolaan pajak parkir di tepi jalan umum.
“Jadi pemerintah Provinsi bisa bekerja sama dengan seluruh pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka optimalisasi pajak parkir. Ini sudah kita dorong di badan pendapatan aset dan Bank NTT. Itu bagus sekali,” terangnya.
Yohanes menambahkan, optimalisasi pajak parkir dapat menghasilkan pendapatan hingga puluhan miliar rupiah per tahun. Oleh karena itu, ia mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTT bersama Bank NTT untuk menyiapkan sistem yang memungkinkan masyarakat membayar pajak parkir secara langsung dalam jangka waktu setahun.
“Setahun bisa puluhan miliar. Pemungutannya bisa dilakukan langsung satu tahun melalui badan pendapatan daerah pemprov,” sambung De Rosari.

Ia berharap Bank NTT bisa memaksimalkan digitalisasi, untuk mendongkrak penerimaan daerah. “Sehingga masyarakat NTT bisa langsung bayar parkir untuk 1 tahun,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img