Bank Kalbar Dukung UMKM di Kalbar Food Festival 2025

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Barat (Bank Kalbar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah dengan menghadirkan pelaku UMKM binaannya dalam ajang Kalbar Food Festival 2025.

Sebagai bank kebanggaan masyarakat Kalbar, Bank Kalbar tidak hanya memberikan bantuan permodalan, tetapi juga secara berkelanjutan mendampingi dan membina pelaku UMKM. Pendampingan ini mencakup partisipasi UMKM dalam berbagai event, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar, menegaskan bahwa keikutsertaan UMKM binaan dalam Kalbar Food Festival merupakan bagian dari strategi pemberdayaan.

Baca Juga: Bank Kalbar Siap Dukung Kegiatan HPN 2025 di Pontianak

“Hal ini merupakan wujud nyata kehadiran Bank Kalbar di tengah UMKM Kalbar dalam rangka pendampingan dan pembinaan,” ujar Yuse Chaidi Amzar.

Pada event tersebut, Bank Kalbar menyediakan 10 stan khusus bagi UMKM binaannya. Sebagian besar stan diisi oleh pelaku usaha di sektor kuliner, termasuk kopi, makanan ringan, dan makanan kemasan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan hubungan yang erat antara pelaku UMKM dengan konsumen.

“Konsep ‘link and match’ yang kami terapkan di sini memungkinkan UMKM bertemu langsung dengan konsumen potensial. Dengan begitu, produk mereka lebih dikenal dan berpotensi meningkatkan penjualan,” jelas Yuse.

Lebih lanjut, Yuse mengungkapkan bahwa Bank Kalbar telah mendapatkan alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp750 miliar untuk mendukung permodalan UMKM. Ini menjadi langkah penting mengingat sektor UMKM berkontribusi sekitar 95 persen terhadap perekonomian daerah.

Peran UMKM juga terbukti krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama saat pandemi COVID-19. Sektor kuliner, primer, dan makanan olahan menjadi contoh bagaimana UMKM mampu bertahan dalam situasi sulit.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung UMKM agar bisa naik kelas, sekaligus menggunakan produk dan layanan keuangan Bank Kalbar, baik dalam bentuk simpanan, pinjaman, maupun produk lainnya,” tambah Yuse.

Menurutnya, dengan semakin banyak masyarakat yang menggunakan jasa keuangan Bank Kalbar, keuntungan yang diperoleh akan kembali ke pemerintah daerah dalam bentuk dividen. Dana ini kemudian digunakan untuk pembangunan di seluruh kabupaten dan kota di Kalbar.

“Dividen tersebut akan dimanfaatkan untuk pembangunan di seluruh wilayah Kalbar,” tutup Yuse.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img