PT Bank DBS Indonesia berkolaborasi dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia untuk meluncurkan M-STOCK Online Retail Bond, sebuah instrumen investasi terbaru yang memungkinkan investor ritel berinvestasi dalam obligasi pemerintah melalui platform digital. Inisiatif ini bertujuan memberikan akses investasi yang lebih mudah, terjangkau, dan efisien bagi investor ritel dalam Surat Berharga Negara (SBN).
Dengan adanya inovasi ini, investor ritel kini memiliki opsi investasi yang lebih stabil dan dapat menjadi strategi diversifikasi portofolio, terutama di tengah ketidakpastian pasar yang tinggi.
Peluncuran M-STOCK Online Retail Bond
Acara peluncuran M-STOCK Online Retail Bond dihadiri oleh Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong, Direktur Global Financial Markets PT Bank DBS Indonesia Puneet Punj, CEO Mirae Asset Tae Yong Shim, Direktur Mirae Asset Arisandhi Indrodwisatio, serta Direktur Mirae Asset Tomi Taufan, bersama jajaran manajemen dari kedua perusahaan.
Baca Juga: DBS Akan Kurangi 4.000 Karyawan dalam Tiga Tahun akibat AI
Obligasi pemerintah menjadi salah satu instrumen investasi konservatif yang dapat membantu investor menghadapi volatilitas pasar. Namun, banyak investor ritel yang mengalami kendala dalam mengakses instrumen ini karena adanya batasan minimum pembelian yang cukup tinggi.
Akses Mudah ke Obligasi Pemerintah
CEO Mirae Asset, Tae Yong Shim, menjelaskan bahwa M-STOCK Online Retail Bond memungkinkan investor untuk membeli seluruh seri obligasi pemerintah di pasar sekunder, termasuk SBN konvensional dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/sukuk negara). Produk ini memiliki risiko yang relatif rendah dan dijamin oleh undang-undang.
“Mirae Asset bersama Bank DBS Indonesia menghadirkan inovasi melalui M-STOCK Online Retail Bond, solusi investasi yang mempermudah akses bagi investor ritel. Platform ini didukung oleh teknologi real-time, tanpa hambatan, serta memiliki nominal pembelian minimum yang terjangkau, mulai dari Rp1 juta,” ujar Shim dalam keterangan resminya, Jumat, 28 Februari 2025.
Obligasi merupakan instrumen investasi yang lebih stabil karena memiliki pergerakan yang lebih pasif di pasar dibandingkan aset investasi lainnya. Selain itu, investor obligasi juga mendapatkan keuntungan dari pendapatan tetap yang dibayarkan secara berkala melalui kupon bunga.
Komitmen Bank DBS Indonesia dalam Meningkatkan Akses Investasi
Presiden Direktur Bank DBS Indonesia, Lim Chu Chong, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Dengan menggabungkan keahlian Bank DBS Indonesia dalam perbankan digital dan keunggulan Mirae Asset di bidang investasi, kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan layanan keuangan yang lebih komprehensif.
“Kami berupaya meningkatkan aksesibilitas terhadap produk investasi, memperkuat literasi keuangan, serta menumbuhkan budaya investasi yang bertanggung jawab,” ungkap Lim Chu Chong.
Melalui platform M-STOCK Online Retail Bond, investor ritel kini memiliki kesempatan untuk mengembangkan portofolio mereka dengan lebih aman dan strategis untuk tujuan investasi jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News
































