InfoEkonomi.ID – Setelah sempat ditutup akibat longsor dan ambles pada April 2024, Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi II ruas Cigombong-Cibadak kini telah dibuka kembali dan beroperasi normal. Pengoperasian fungsional tanpa tarif dimulai pada 24 September 2024, seperti yang dilaporkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kepala BPJT, Miftachul Munir, menyampaikan bahwa peninjauan lapangan oleh Ditjen Bina Marga dan BPJT telah selesai dilakukan, dan berdasarkan rekomendasi Ditjen Bina Marga, ruas tol ini kembali bisa dioperasikan. “Setelah dilakukan peninjauan lapangan oleh Ditjen Bina Marga dan BPJT serta telah diterbitkan rekomendasi, Ruas Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi II dapat mulai dioperasikan tanpa tarif pada 24 September 2024,” jelas Miftachul, Jumat (27/9) dilansir dari bisnis.com.
Pengoperasian Tanpa Tarif Sementara
PT Trans Jabar Tol (TJT) selaku pengelola jalan tol mengumumkan melalui media sosial bahwa ruas tol Cigombong-Cibadak telah beroperasi kembali secara fungsional tanpa tarif. TJT menyebutkan, pengoperasian tanpa tarif ini akan berlaku untuk sementara waktu hingga tarif resmi diterapkan. “Pengoperasian fungsional tanpa tarif diberlakukan sejak jam 17:55 WIB, 24 September 2024,” jelas TJT dalam unggahan resminya.
Namun, pengoperasian tanpa tarif ini tidak akan berlangsung lama. TJT menyebutkan, berdasarkan Keputusan Menteri PUPR No. 1661/KPTS/M/2024, tarif tol akan segera diberlakukan dalam waktu dekat untuk Seksi 2 ruas Cigombong-Cibadak.
Perjalanan Jakarta-Sukabumi Hanya 2,5 Jam
Sebelumnya, penutupan tol akibat longsor menyebabkan kendaraan dari Sukabumi ke Ciawi harus melewati jalan arteri, yang memperpanjang waktu tempuh perjalanan. Namun, dengan beroperasinya kembali ruas Cigombong-Cibadak, perjalanan menjadi lebih cepat.
Miftachul Munir menambahkan, kehadiran tol ini memiliki dampak signifikan dalam mempersingkat waktu perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi, yang kini hanya memakan waktu sekitar 2-2,5 jam. Sebelumnya, perjalanan bisa memakan waktu 4-5 jam melalui jalan arteri yang kerap macet, seperti di Cicurug, Parungkuda, dan Cibadak.
Jalan Tol Ciawi-Sukabumi terdiri dari empat seksi, dengan total panjang 54 km. Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km telah beroperasi sejak Desember 2018. Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,90 km telah resmi beroperasi sejak Agustus 2023. Sementara itu, Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,70 km sedang dalam proses konstruksi, dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km masih dalam tahap persiapan.
“Jalan Tol Ciawi-Sukabumi ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan pada jalur nasional Bogor-Sukabumi dan mempercepat waktu tempuh perjalanan,” pungkas Miftachul.



























