Sinergi PT Timah dan Pertamina Lubricants Tingkatkan Efisiensi dan Keandalan Produksi

InfoEkonomi.ID – PT Timah Tbk (TINS) terus menunjukkan komitmennya untuk mengoptimalkan produksi timah dengan cadangan yang masih mencapai 339.000 ton, cukup untuk menjaga produksi selama 15-20 tahun ke depan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan ekonomi, TINS kini mengarahkan fokusnya pada ekstraksi kembali tailing yang sebelumnya dibuang.

Hal ini menyebabkan perubahan peralatan dari kapal keruk menjadi kapal isap produksi (KIP). Saat ini, TINS memiliki 49 KIP dan 2 kapal cutter suction dredge (CSD), namun hanya 15 di antaranya yang beroperasi. Selain itu, TINS juga mengoperasikan 2 smelter di Bangka, 1 di Kundur, dan 1 di Cilegon dengan total kapasitas mencapai 75.000 ton per tahun.

Dengan kondisi tersebut, dari sisi pelumasan, produksi saat ini mengalami penurunan drastis dan masih membutuhkan konsolidasi untuk kembali ke tingkat konsumsi pelumas normal, sekitar 430 KL per tahun. Di dunia, hanya Thailand dan Indonesia yang secara masif melakukan eksplorasi bijih timah di laut. Namun, Thailand telah menghentikan penambangan karena isu lingkungan, sehingga Indonesia menjadi satu-satunya negara yang masih melakukan eksplorasi ini.

Kondisi ini menimbulkan tantangan teknis pelumasan bagi tim Technical Services Pertamina Lubricants karena teknologi yang digunakan tidak memiliki benchmark dan manual book dari engine builder. Oleh karena itu, komunikasi intens antara PT Timah Tbk dan Pertamina Lubricants sangat diperlukan untuk menjalankan manajemen pelumasan yang optimal.

Dalam kunjungan ini, Pertamina Lubricants memberikan berbagai informasi mengenai dukungan yang bisa diberikan. Kadiv Procurement & Human Resource Togar MP Siagian, bersama Kadiv Engineering & Mine Support Muhamad Ihsan dari PT Timah Tbk, mendorong kolaborasi dengan ILMA untuk melakukan pembinaan teknis kepada tim engineering mereka. Selain itu, mereka juga memanfaatkan Oil Clinic untuk monitoring kondisi minyak dan jasa Technical Specialist untuk troubleshooting.

“Dukungan teknis dari Pertamina Lubricants sangat penting bagi kami dalam menghadapi tantangan teknis di lapangan. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan keandalan produksi kami,” ujar Muhamad Ihsan, Kadiv Engineering & Mine Support PT Timah Tbk.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan PT Timah Tbk dapat terus berinovasi dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam industri pertambangan timah di Indonesia. Dukungan teknis dan layanan dari Pertamina Lubricants akan menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan tersebut.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img