Program Pelatihan Kartu Prakerja Tetap Berlanjut Selama 2024

InfoEkonomi.ID – Pemerintah telah menegaskan bahwa program pelatihan Kartu Prakerja akan terus berlanjut di sepanjang tahun 2024. Nantinya, program ini direncanakan akan menjangkau lebih dari satu juta warga yang berminat untuk mengikuti pelatihan kerja.

Direktur Pemantauan dan Evaluasi Project Management Officer (PMO) Prakerja, Cahyo Prihadi, mengungkapkan pemerintah telah menyediakan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk melatih 1.148.800 penerima manfaat. Di mana setiap penerima manfaat akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp 3,5 juta per orang.

- Advertisement -

“2024 kami masih lanjut targetnya 1.148.800 angkatan kerja dan terus kan lanjut. Harapannya kita bisa lebih banyak menjangkau angkatan kerja Indonesia yang mau dilatih,” terangnya yang dilansir dari detikfinance.

Secara rinci, ia menyebut sejak Januari hingga April 2024 program kartu pekerjaan sudah membuka 4 gelombang pelatihan (dari gelombang 63-67) dan menerima sekitar 850.000 penerima manfaat. Kemudian program ini akan dibuka kembali untuk gelombang 68 pada Jumat (17/5) besok.

- Advertisement -

“Terakhir (Januari-April 2024) kita sudah SK-kan 850 ribu orang. (Pada 2024) kita kan start gelombang 63, sekarang gelombang 67, akan buka gelombang 68 (pada 17/5 besok). Kita kan biasanya selang dua minggu ya, istilahnya Jumat berkah. Jadi besok Jumat (17/5) kemudian Senin (20/5) kita tutup, habis itu seleksi ya, kemudian Rabu (22/5) kita umumkan,” terangnya.

Di luar itu, untuk 2025 mendatang ia belum bisa memastikan apakah program ini akan terus dilanjutkan atau tidak. Sebab pada akhirnya program ini hanya bisa berjalan sesuai keputusan pemerintah.

“Kami menunggu arahan untuk Tahun Anggaran 2025 terkait skema operasi yang akan diterapkan Program Prakerja, itu arahan dari Komite Cipta Kerja,” kata Cahyo.

Cahyo juga menjelaskan bahwa sejak diluncurkan pada tahun 2020 hingga akhir 2023, program tersebut telah melatih sekitar 17,5 juta penerima manfaat dari total 147 juta angkatan kerja di Indonesia.

- Advertisement -

“Sejak diimplementasikan pada April 2020 lalu, Prakerja telah menjangkau sebanyak 17,5 juta lebih penerima dari 147 juta angkatan kerja di Indonesia di akhir 2023,” kata Cahyo dalam Media Briefing Prakerja, Rabu (15/5/2024).

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img