Jumat, Juli 19, 2024
spot_img

Hadapi Krisis Pangan Global, Bapanas Genjot Produksi Dalam Negeri

InfoEkonomi.ID – Peningkatan produksi dalam negeri selalu menjadi poin yang konsisten didorong oleh Kepala Badan Pangan Nasional. Arief berpendapat dengan kondisi harga pangan global yang belakangan ini mulai menunjukan tren eskalasi diiringi pelemahan nominal kurs rupiah terhadap dollar, ia mendorong adanya peningkatan produksi pangan pokok strategis yang bersumber dari dalam negeri.

Menilik data di The FAO Food Price Index (FFPI), pada Mei 2024 indeks harga pangan naik 1,1 poin menjadi 120,4 poin. Di bulan sebelumnya indeks tercatat di 119,3 poin. Sementara di awal 2024, indeks masih berada di 117,7 poin. FFPI sendiri adalah pengukuran perubahan harga bulanan lingkup internasional untuk sejumlah komoditas pangan. Indeks ini terdiri dari rerata harga 5 komoditas, antara lain sereal, minyak nabati, produk susu, daging, dan gula.

- Advertisement -

“Kita harus fokus ke produksi dalam negeri. Ini waktunya kita lakukan peningkatan produksi. Apalagi kurs dollar saat ini sedang tinggi, di atas Rp 16.400 per dollar. Kita sangat ingin efek ekonomi dari importasi tidak hanya di negara mitra melulu, tapi kembali lagi ke Indonesia,” ujar Arief dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/6/2024).

“Jadi kalau kita setiap bulannya bisa tanam lebih dari 1 juta hektar sawah padi, itu ekuivalen 2,5 juta beras, negara kita aman. Selanjutnya kita tinggal intensifikasi, mau berapa dinaikan rata-rata produksi per hektarnya. Kemudian ditambah ekstensifikasi, ini tentunya perlu infrastruktur teknologi pertanian. Di pasca panen juga perlu disiapkan. Meningkatkan produksi itu sangat bisa,” kata Arief.

- Advertisement -

“Seperti arahan Bapak Presiden Joko Widodo bahwa ketersediaan air merupakan hal yang pokok, jadi kalau padi itu harus ada airnya. Untuk itu, pemerintah secara bertahap menyiapkan 61 waduk dan embung demi pastikan air selalu ada diiringi dengan normalisasi saluran air. Lalu juga benih yang berkualitas baik dan pupuk yang berimbang tepat jumlah dan waktu,” sambungnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img