Jumat, Februari 13, 2026
spot_img

Bogasari Latih UKM Kampung Nastar

InfoEkonomi.ID – Untuk pertama kalinya, Bogasari, produsen tepung terigu pertama di Indonesia, memberikan pelatihan kepada UKM di Kampung Nastar, Larangan Utara, Kota Tangerang. Pelatihan ini melibatkan dua baker andal dari Bogasari Baking Center (BBC), Irvan dan Babun, yang berlangsung sepanjang hari pada Kamis (13/6/2024) di rumah Sumardi, Ketua Paguyuban Kampung Nastar.

Dalam pelatihan ini, tiga resep yang dilatih adalah nastar, keripik bawang, dan roti manis, yang diikuti oleh 10 UKM anggota Paguyuban Kampung Nastar. Resep-resep ini dipilih berdasarkan masukan dan permintaan UKM di Kampung Nastar dengan harapan dapat meningkatkan usaha mereka. Bogasari menerjunkan dua baker sekaligus agar pelatihan full hands-on berjalan maksimal dan memuaskan keingintahuan UKM.

- Advertisement -

“Berdasarkan laporan yang kami terima, nastar sifatnya musiman seperti Lebaran dan Natal. Jadi, para UKM ingin membuat variasi produk yang bisa diproduksi dan dijual setiap hari. Ini sejalan dengan target Bogasari untuk meningkatkan usaha UKM dan sesuai dengan motto kemitraan UKM, yaitu tumbuh bersama,” kata Joel Sinaga, Manager Penjualan Bogasari area Jabodetabek, dalam siaran pers yang diedarkan pada Jumat, 14 Juni 2024.

Kesepuluh UKM peserta pelatihan adalah Nuni Cookies, Max Amazing Cookies, Mysha Cookies, Razaqqu Cookies, Marbel Bintang Cookies, Botisha Cookies, Ayla Azzahra Cookies, Kue Ibu Cookies, Samara Saras Cookies, dan Kue Aura Cookies. Salah satu peserta, Nuni Cookies, sudah ada sejak tahun 1995 dan merupakan cikal bakal Kampung Nastar.

- Advertisement -

Nuni, generasi kedua yang meneruskan usaha Nuni Cookies, berharap pelatihan tidak hanya berfokus pada variasi produk, tetapi juga mencakup perizinan dan pelayanan. Ia mengakui belum semua UKM di Kampung Nastar memiliki perizinan lengkap dan penjualan stabil.

“Usaha ini dirintis ibu saya dan memakai nama saya. Mulai tahun 2001 saya membantu ibu, dan sejak 2011 saya melanjutkannya. Kami senang dengan pelatihan ini dan berharap bisa berlanjut. Beberapa UKM di Kampung Nastar adalah mantan karyawan saya yang memilih membuka usaha sendiri,” ujar Nuni, yang bisa memproduksi sampai 3 ribu toples saat Lebaran.

Ada 20 UKM di Kampung Nastar, tapi baru sekitar 12 UKM yang produksi rutin dan mandiri. Konsumsi tepung terigu UKM di Kampung Nastar berkisar antara 200-500 kg per bulan pada hari biasa. Saat musim tertentu seperti Lebaran dan Natal, omset UKM bisa meningkat hingga 7 kali lipat.

Sumardi, Ketua Kampung Nastar, dan Iwan, Ketua RW 01 Kelurahan Larangan Utara, berharap mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari Bogasari. Mereka ingin pelatihan usaha, monitoring perkembangan usaha, dan pelatihan lain yang dapat terus meningkatkan usaha UKM di Kampung Nastar.

- Advertisement -

“Pertumbuhan usaha UKM juga menciptakan lapangan pekerjaan, minimal sebagai karyawan. Kami sangat senang dengan Bogasari sebagai produsen tepung terigu terbesar di Indonesia yang memberikan edukasi pelatihan kepada kami para UKM,” ujar Sumardi.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img