Rabu, April 24, 2024
spot_img

BERITA UNGGULAN

Hutama Karya Dorong Penyediaan Infrastruktur Berkelanjutan di Indonesia

- Advertisement -

InfoEkonomi.ID – Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara luas, PT Hutama Karya (Persero) terus mendorong penyediaan infrastruktur yang berkelanjutan dengan sejumlah kebijakan strategis.

Tak hanya fokus pada sisi konstruksi namun juga memperluas kerjasama investasi bisnis melalui proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Tidak hanya itu, dengan sejumlah portofolio pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN), Hutama Karya juga berhasil meraih kontrak sebagai kontraktor dari salah satu proyek dengan skema KPBU tersebut.

- Advertisement -

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan untuk mewujudkan mimpi pemerintah terhadap pengadaan infrastruktur yang merata di Indonesia, Hutama Karya tengah menjajaki 3 (tiga) proyek dengan skema KPBU. Proyek ini tersebar hampir di seluruh pulau di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Papua.

“Untuk memperkuat jaringan distribusi, Hutama Karya telah mendalami studi kelayakan proyek KPBU Fly Over Sitinjau Lauik. Lalu untuk proyek KPBU di Sulawesi, Hutama Karya menang tender terhadap Badan Usaha Pelaksana (BUP) dan pengerjaan konstruksi proyek Pelabuhan Anggrek Gorontalo. Sementara untuk mendukung pemerataan infrastruktur dan peningkatan jalur logistik di Papua, Hutama Karya saat ini dalam proses pembentukan Anak Perusahaan sebagai BUP untuk proyek KPBU Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura – Wamena tepatnya untuk segmen Mamberamo – Elelim,” ujar Tjahjo.

- Advertisement -

Sebagai informasi, proyek KPBU Fly Over Sitinjau Lauik milik Kementerian PUPR ini berlokasi di Padang, Sumatra Barat. Rencana dari lingkup pekerjaan proyek ini meliputi proses konstruksi, pengadaan peralatan, dan pemeliharaan dan pengoperasiannya.

Berdasarkan acara Market Sounding tanggal 23 November 2023 yang dilakukan oleh Kementerian PUPR sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk Nilai Investasi atau Capital Expenditure (CAPEX) proyek ini mencapai Rp 2,8 triliun, dengan jadwal pelaksanaan lelang prakualifikasi pada kuartal ke-1 tahun 2024.

Selanjutnya, proyek KPBU Pelabuhan Anggrek Gorontalo milik Kementerian Perhubungan akan dilakukan pengembangan terhadap fasilitas pelabuhan eksisting secara komersial. Dalam rencana pengembangannya, PT Anggrek Gorontalo Internasional Terminal selaku BUP KPBU Pelabuhan Anggrek telah memilih Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img