Gelar RUPST Tahun Buku 2022, Antam Bakal Bagikan Dividen Rp1,91 Triliun

InfoEkonomi.ID – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2023. Dalam rangkaian rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2022 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk perseroan sebagai dividen sebesar 50%, yakni Rp1,91 triliun.

Kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Elisabeth Siahaan, pembagian dividen per lembar saham besarannya Rp79,50.

- Advertisement -

“Pembayaran dividen akan dilakukan maksimal 30 hari setelah Antam menyerahkan risalah RUPST kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dengan rencana pembagian dividen tersebut, sisa laba tahun 2022 yang sebesar Rp1,91 triliun akan dicatat sebagai saldo laba perseroan. Dana tersebut ditujukan untuk memperkuat permodalan perusahaan ke depan, menopang pendanaan proyek yang telah berjalan, serta menjaga ekuitas utang.

- Advertisement -

Elisabeth menuturkan, proyek yang dilaksanakan Antam masih tetap sama seperti yang sudah disampaikan, yakni Mempawah Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) kerja sama EV Battery, serta penyelesaian proyek pembangunan pabrik Feronikel Haltim (P3FH).

“Jadi secara umum laba ditahan untuk proyek yang sudah berjalan dan kekuatan permodalan Antam ke depan,” tuturnya.

PT Aneka Tambang kembali mencatatkan pertumbuhan capaian kinerja operasional dan keuangan perusahaan yang positif sepanjang tahun 2022. Capaian pertumbuhan tersebut didukung upaya Antam untuk mengoptimalkan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama berbasis nikel, emas, dan bauksit di tengah kondisi pemulihan ekonomi global serta outlook positif komoditas logam dasar dan logam mulia sepanjang tahun 2022.

Tak hanya tercermin dari catatan kinerja produksi, penjualan, dan keuangan perusahaan yang solid, selama 2022 Antam juga mencatatkan kinerja keberlanjutan yang optimal, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam melaksanakan praktik pertambangan yang baik alias good mining practices dan bertumbuh bersama masyarakat terutama yang berada di sekitar wilayah operasional Antam.

- Advertisement -

Adapun capaian laba tahun berjalan Antam mencapai Rp3,82 triliun, tumbuh signifikan 105% dibandingkan laba tahun berjalan tahun buku 2021 sebesar Rp1,86 triliun.

Optimalisasi tingkat produksi dan penjualan komoditas utama Antam mendukung capaian pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization/EBITDA) yang mencapai Rp7,35 triliun, naik 29% dari EBITDA 2021 sebesar Rp5,71 triliun.

Selain itu, Antam mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp45,93 triliun, tumbuh 19% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp38,45 triliun. Di tengah tantangan kenaikan biaya energi dan bahan baku, Antam dapat menjaga profitabilitas capaian laba kotor 2022 sebesar Rp8,21 triliun, tumbuh 29% dibandingkan 2021 sebesar Rp6,36 triliun.

PT Aneka Tambang membukukan laba usaha sebesar Rp3,94 triliun, tumbuh 44% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,74 triliun. Tercatat total penghasilan lain-lain bersih Antam sepanjang 2022 mencapai Rp1,27 triliun, tumbuh signifikan dari 2021 sebesar Rp305 miliar, dilansir dari Neraca.co.id

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img