Selasa, Juni 25, 2024
spot_img

Catat!! Lima Kesalahan Dalam Menerapkan Digital Public Relations

InfoEkonomi.ID – Perkembangan teknologi digital telah membawa berbagai aktivitas bisnis dari ranah offline ke online. Tak terkecuali aktivitas digital public relations, mulai beralih dari offline ke online atau biasa disebut dengan Digital PR.

Namun demikian dalam kontek digital PR masih banyak yang belum memahami sepenuhnya. Karena dalam konteks digital PR, ternyata banyak yang salah paham perihal digital PR. Untuk menjalankan digital PR, berpindah platform ke digital saja tidak cukup.

- Advertisement -

Ada banyak perubahan dan perkembangan dalam praktik digital PR, yang kini, PR bukan lagi sekadar publikasi media, brand awareness, ataupun reputasi. Digital PR memiliki dampak bisnis yang lebih nyata dan terukur.

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai kesalahan tentang digital PR, berikut pemaparan CEO Media Buffet, Bima Marzuki di Youtube Media Buffet.

- Advertisement -

1. Digital PR Bukan Melakukan Social Media
Mungkin selama ini sebagian praktisi brand menganggap bahwa memuat konten di media sosial termasuk digital PR, dan memuat klarifikasi dalam bentuk verbal atau tertulis di media sosial juga termasuk digital PR. Menurut Bima, aktivitas tersebut tersebut hanyalah aktivitas social media, tapi bukan aktivitas digital PR.

“Sampai sekarang, masih banyak praktisi PR yang menganggap kalau menyampaikan informasi di platform digital adalah suatu keberhasilan dalam menjadi jembatan informasi brand ke publik. Padahal, digital PR gak sampai di situ,” ujarnya.

Dijelaskan, digital PR itu by definition berakar dari SEO, algoritma Google, domain authority, backlink, dan reputasi dari suatu website. Sedangkan konten Instagram dan Twitter tidak memiliki dampak langsung terhadap performa SEO website brand kamu.

Digital PR adalah integrasi antara public relations dan digital marketing. Bukan menjalankan media sosial dan aktivitas PR secara beriringan. Karena itu, pemahaman akan beberapa aspek digital marketing, utamanya SEO, sangat penting untuk dikuasai. Dan media sosial itu hanyalah satu dari sekian cabang keilmuan dalam digital marketing.

- Advertisement -

2. Belum Memahami dan Trial-error Digital Marketing
Digital marketing adalah keilmuan yang memiliki banyak cabang di dalamnya. Ada 9 jenis digital marketing, diantaranya content marketing, Search Engine Optimization, SEM, email marketing, social media marketing, paid advertising, affiliate marketing, mobile marketing, influencer marketing, dan masih banyak lagi.

Dalam digital PR, cabang digital marketing yang utamanya diintegrasikan oleh public relations adalah SEO dan content marketing. Jadi digital PR gak serta-merta menggunakan semua aspek dalam digital marketing.

Ada kalanya banyak cabang digital marketing digunakan, tapi hanya sebagai penunjang atas aktivitas digital PR yang sedang berjalan. Trial error dalam digital marketing itu butuh proses yang cukup kompleks.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img