Minggu, Juli 14, 2024
spot_img

BRI Finance Dukung Program Penggunaan Kendaraan Listrik

InfoEkonomi.ID – PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance merespon positif diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai di Instansi Pemerintah Pusat maupun Daerah.

Perseroan juga mendukung secara langsung program pemerintah dalam peningkatan moda transportasi ramah lingkungan dengan semakin memacu pembiayaan kendaraan listrik.

- Advertisement -

Direktur Operasional BRI Finance Willy Halim Sugiardi, melalui aturan pada Selasa (13/9/2022), optimistis akan semakin memacu pasar kendaraan listrik, baik roda dua maupun roda empat di Tanah Air.

Menurutnya Inpres itu merupakan cerminan visi pemerintah dalam mengembangkan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan di sektor transportasi. Hal itu seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

- Advertisement -

“Oleh karena itu kami melihat bahwa penjualan kendaraan listrik akan signifikan meningkat. Kami pun di BRI Finance sudah ada produk-produk untuk kendaraan listrik baik produk untuk pembiayaan langsung kepada nasabah melalui pembiayaan multiguna maupun ada satu lagi yang cukup menarik yaitu sewa operasi. Jadi perusahaan atau korporasi bisa melakukan sewa dari kami,” ujarnya dikutip dari Berita Satu.

Untuk memanfaatkan momentum tersebut, BRI Finance menempuh beberapa langkah strategis untuk meningkatkan pembiayaan kendaraan listrik. Seperti uang muka ringan minimal 10% maupun bunga 0% bagi nasabah perorangan yang mengajukan pembiayaan dengan tenor hingga 2 tahun. Sedangkan untuk nasabah instansi atau korporasi, ketentuan bisa dinegosiasikan.

Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. itu pun memperkuat kerja sama dengan agen pemegang merek yang memasarkan kendaraan listrik. “Selain itu, di satu sisi kami merupakan bagian dari BRI Group. Sehingga kami bisa memanfaatkan jaringan portofolionya nasabah BRI Group untuk memacu pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik,” ujar Willy menekankan.

Adapun pembiayaan kendaraan listrik yang ada di BRI Finance saat ini menurutnya masih sangat kecil yaitu kurang dari 1% terhadap total portofolio pembiayaan. Kendati demikian Willy menyebut jika dilihat dari sisi penaikan, pembiayaan kendaraan listrik oleh perseroan cukup agresif karena sampai Agustus 2022 bertumbuh hingga 100% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

- Advertisement -

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik pada periode Januari- Juli sudah mencapai lebih dari 4.800 unit. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan total penjualan mobil listrik pada 2021 sebesar 3.200 unit.

Menurutnya, angka ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik memang memiliki prospek permintaan yang akan terus tumbuh di tahun-tahun mendatang. Hal ini juga merupakan peluang bagi BRI Finance untuk terus meningkatkan dan mendukung pembiayaan kendaraan listrik ke depannya. Oleh karena itu pihaknya pada 2023 menargetkan pembiayaan kendaraan listrik mencapai 2% dari total portofolio pembiayaan BRI Finance.

Harapan kepada Pemerintah
Di sisi lain Willy berharap pemerintah agar pasar kendaraan listrik di masa datang lebih baik lagi. Pemerintah kata dia, perlu memacu investasi komponen kendaraan listrik di Indonesia sehingga bisa menekan harga jual kepada konsumen dan meningkatkan produksi di dalam negeri.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Info Hari Ini

HOT NEWS

4,488FansSuka
6,727PengikutMengikuti
2,176PelangganBerlangganan

TERPOPULER

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img