Kondisi harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan tren fluktuatif pada awal pekan ini. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, komoditas cabai rawit merah dan daging ayam ras menjadi dua poin utama yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan.
Hingga Senin (6/4) pukul 09.00 WITA, harga cabai rawit merah tercatat menyentuh angka Rp83.150 per kilogram (kg). Sementara itu, daging ayam ras dibanderol seharga Rp44.000 per kg. Lonjakan ini memicu perhatian masyarakat mengingat kedua bahan tersebut merupakan kebutuhan pokok harian.
Daftar Harga Bumbu Dapur dan Beras
Tidak hanya cabai rawit, kelompok bumbu dapur lainnya juga menunjukkan angka yang bervariasi. Harga bawang merah nasional kini berada di level Rp47.650 per kg, disusul bawang putih yang stabil di angka Rp39.650 per kg. Untuk varian cabai lainnya, cabai merah besar dipatok Rp48.700 per kg, cabai rawit hijau Rp44.400 per kg, dan cabai merah keriting Rp42.550 per kg.
Di sektor pangan pokok, harga beras terpantau masih berada di atas rata-rata biasanya. Berikut rincian harga beras berdasarkan kualitasnya:
-
Beras Kualitas Super: Berkisar antara Rp16.500 hingga Rp16.900 per kg.
-
Beras Kualitas Medium: Dibanderol Rp15.700 hingga Rp16.050 per kg.
-
Beras Kualitas Bawah: Dijual pada rentang harga Rp14.350 hingga Rp15.150 per kg.
Kenaikan pada Daging Sapi dan Minyak Goreng
Beralih ke komoditas protein hewani lainnya, daging sapi kualitas I saat ini mencapai Rp146.550 per kg, sedangkan untuk kualitas II berada di harga Rp139.450 per kg. Adapun telur ayam ras masih tertahan di angka Rp32.300 per kg.
Sektor kebutuhan dapur seperti minyak goreng dan gula juga tidak luput dari perhatian. Harga minyak goreng kemasan bermerek kini menyentuh angka Rp22.200 hingga Rp23.300 per liter, sementara minyak goreng curah berada di posisi Rp20.500 per liter. Untuk pemanis, gula pasir lokal dijual seharga Rp18.950 per kg dan gula pasir premium Rp20.350 per kg.
Data PIHPS ini menjadi indikator penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memantau stabilitas ekonomi serta ketersediaan pasokan pangan di berbagai wilayah Indonesia secara real-time.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































