Update Harga Pangan 1 April 2026: Cabai Meroket, Beras Tetap Tinggi

Harga sejumlah komoditas pangan kembali menunjukkan kenaikan pada awal April 2026. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga cabai rawit merah tercatat melesat hingga Rp115.000 per kilogram, menjadikannya komoditas dengan kenaikan paling signifikan.

Data yang dirilis Rabu (1/4) pukul 09.00 WIB itu juga menunjukkan harga daging ayam ras berada pada level Rp50.000 per kilogram di tingkat pedagang eceran secara nasional.

- Advertisement -

Selain dua komoditas tersebut, PIHPS mencatat sejumlah harga pangan lainnya. Bawang merah berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, sementara bawang putih tercatat Rp50.000 per kilogram.

Untuk komoditas beras, harga tetap bervariasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp17.000 per kilogram, kualitas bawah II Rp15.000 per kilogram. Adapun beras kualitas medium I mencapai Rp18.500 per kilogram, dan medium II sekitar Rp18.000 per kilogram. Sementara beras kualitas super I dan super II sama-sama tercatat di harga Rp19.000 per kilogram.

- Advertisement -

Pada kelompok cabai lainnya, cabai merah besar berada di angka Rp65.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp55.000 per kilogram.

Kenaikan juga terlihat pada komoditas protein hewani lainnya. Daging sapi kualitas I dibanderol Rp145.000 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di kisaran Rp140.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan pokok lainnya, PIHPS mencatat harga gula pasir premium di angka Rp22.500 per kilogram, sementara gula pasir lokal sebesar Rp20.000 per kilogram. Harga minyak goreng curah tercatat Rp19.500 per liter, disusul minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp25.000 per liter, dan kemasan bermerek II seharga Rp23.000 per liter.

Sementara itu, komoditas telur ayam ras berada di level Rp37.500 per kilogram.

- Advertisement -

Kenaikan harga sejumlah bahan pangan ini menjadi perhatian masyarakat menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, yang biasanya diikuti peningkatan permintaan. Pemerintah diperkirakan akan terus memantau pergerakan harga untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga di pasar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img