Daya Beli Melemah, MUF Waspadai Pembiayaan Kendaraan 2026

PT Mandiri Utama Finance (MUF) mewaspadai potensi perlambatan pembiayaan kendaraan pada 2026 akibat tekanan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi domestik dan global.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sinaga, menyebutkan bahwa daya beli menjadi faktor utama yang memengaruhi kinerja pembiayaan, khususnya di sektor otomotif.

- Advertisement -

“Sebenarnya yang akan berpengaruh ke pembiayaan pasti dari daya beli. Apalagi industri otomotif, karena kami bergeraknya di pembiayaan kendaraan bermotor, sehingga industri otomotif pasti berpengaruh,” ucap Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sinaga saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut juga telah dirasakan sepanjang 2025, di mana pembiayaan kendaraan mengalami tekanan seiring melemahnya permintaan masyarakat.

- Advertisement -

“Meskipun demikian, MUF tetap mencermati perkembangan pasar ke depan agar pertumbuhan pembiayaan dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya lagi kepada Kontan, Minggu (1/3/2026).

Di tengah tantangan tersebut, MUF tetap optimistis kinerja pembiayaan kendaraan pada 2026 dapat tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh kebutuhan kendaraan yang masih menjadi prioritas masyarakat, baik untuk mobilitas sehari-hari maupun aktivitas produktif.

Momentum musiman seperti Hari Raya Idul Fitri juga diperkirakan dapat mendorong peningkatan permintaan kendaraan, seiring kebutuhan perjalanan mudik bersama keluarga.

“Apalagi menjelang Lebaran, biasanya permintaan kendaraan cenderung meningkat karena kebutuhan perjalanan bersama keluarga,” tuturnya.

- Advertisement -

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, MUF akan memperkuat kerja sama dengan jaringan dealer serta menghadirkan berbagai program pembiayaan yang kompetitif.

“Selain itu, MUF juga memanfaatkan sinergi dengan ekosistem Mandiri Group guna menjangkau nasabah dengan profil risiko yang baik, sehingga pertumbuhan pembiayaan dapat tetap terjaga,” ucap Dapot.

Dari sisi kinerja, MUF mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan tumbuh sebesar 17,2 persen secara tahunan (year on year/YoY) per Januari 2026.

Dengan strategi tersebut, MUF berharap dapat menjaga pertumbuhan pembiayaan kendaraan tetap positif di tengah tantangan daya beli dan dinamika ekonomi yang masih berfluktuasi.

Cek Artikel & Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img