IHSG Melemah di Tengah Ketidakpastian Konflik AS–Iran dan Tekanan Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/3) seiring tekanan dari pasar global yang tertekan eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. IHSG turun 27,72 poin atau 0,39% ke level 7.316,37, sementara indeks LQ45 terkoreksi 0,66% ke 726,89.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memproyeksikan IHSG bergerak sideways di rentang 7.050–7.250, dipengaruhi ketidakpastian geopolitik dan volatilitas harga minyak.

- Advertisement -

“Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran level 7.050- 7.250,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (27/3).

Dari eksternal, pernyataan Presiden AS Donald Trump kembali memicu kegelisahan pelaku pasar. Trump menyebut AS belum yakin dapat mencapai kesepakatan damai dengan Iran, meski menyatakan adanya permintaan perpanjangan penangguhan serangan ke infrastruktur energi Iran. Di sisi lain, Iran berkali-kali membantah adanya negosiasi resmi.

- Advertisement -

Ketidakselarasan informasi antara kedua negara membuat bursa global bergerak fluktuatif. Harga minyak mentah kembali menguat setelah Iran memberi sinyal enggan melakukan pembicaraan langsung. OECD juga memperingatkan potensi inflasi dan perlambatan ekonomi jika harga energi terus naik akibat konflik berkepanjangan.

Sementara itu, beberapa kapal dari China, India, Jepang, Turki, dan Thailand telah diizinkan Iran melewati Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran migas paling vital di dunia.

Dari dalam negeri, sentimen tambahan datang dari kebijakan pemerintah yang menambah penempatan dana Rp100 triliun ke perbankan untuk menjaga likuiditas di tengah kenaikan yield obligasi. Total dana pemerintah di perbankan kini mencapai sekitar Rp300 triliun dengan skema fleksibel yang dapat ditarik sewaktu-waktu.

Pemerintah juga tengah memfinalisasi kebijakan work from home (WFH) bagi ASN dan imbauan bagi sektor swasta untuk mengurangi konsumsi BBM. Rincian kebijakan ini akan diumumkan dalam waktu dekat.

- Advertisement -

Di sisi global, bursa Eropa dan Wall Street kompak melemah pada perdagangan Kamis (26/3). Euro Stoxx 50 turun 1,53%, FTSE 100 melemah 1,33%, DAX terkoreksi 1,50%, dan CAC Prancis turun 0,98%. Di AS, Dow Jones anjlok 1,01%, S&P 500 turun 1,74%, dan Nasdaq melemah 2,38%.

Bursa Asia pagi ini juga dibuka beragam. Nikkei turun 0,88%, Shanghai melemah tipis 0,07%, Hang Seng terkoreksi 0,18%, sementara Strait Times justru menguat 0,19%.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img