Memasuki pekan terakhir Maret 2026, harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) seperti Pertamina, Shell, bp, dan Vivo terpantau masih stabil. Kondisi ini terjadi di tengah meningkatnya tensi geopolitik akibat pecahnya konflik antara Amerika Serikat–Israel dan Iran, yang sebelumnya dikhawatirkan dapat memicu kenaikan harga energi global.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina per Senin (30/3), harga BBM jenis Pertamax Series dan Pertamina Dex Series belum mengalami perubahan sejak awal Maret.
Harga BBM Pertamina di Jakarta
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Solar subsidi: Rp6.800 per liter
- Pertamax: Rp12.300 per liter
- Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter
- Pertamax Green: Rp12.900 per liter
- Dexlite: Rp14.200 per liter
- Pertamina Dex: Rp14.500 per liter
Sementara itu, SPBU Shell juga mempertahankan harga jual BBM mereka meski beberapa wilayah masih melaporkan kelangkaan stok. Harga jual terbaru tercatat sebagai berikut:
Harga BBM SPBU Shell
- Shell Super: Rp12.390 per liter
- V-Power Diesel: Rp14.620 per liter
Kondisi serupa terjadi di jaringan SPBU bp. Harga BBM tercatat stabil dibandingkan periode awal Maret 2026.
Harga BBM SPBU bp
- BP 92: Rp12.390 per liter
- BP Ultimate: Rp12.930 per liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.620 per liter
Adapun SPBU Vivo juga belum melakukan penyesuaian harga sampai pekan terakhir bulan ini.
Harga BBM SPBU Vivo
- Revvo 92: Rp12.390 per liter
- Revvo 95: Rp12.930 per liter
- Diesel Primus: Rp14.610 per liter
Pantauan stabilnya harga BBM di seluruh operator SPBU ini membuat masyarakat masih dapat menikmati tarif bahan bakar yang sama seperti awal bulan, meskipun dinamika politik global masih berpotensi memengaruhi harga energi ke depan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































