PT Railink (KAI Bandara) mencatat kinerja positif selama Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan melayani 411.955 penumpang pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Puncak kepadatan terjadi pada salah satu hari di periode tersebut dengan jumlah penumpang mencapai 11.332 orang, menegaskan peran strategis kereta bandara sebagai moda transportasi andalan menuju dan dari bandara.
Di wilayah Sumatera Utara, layanan KA Srilelawangsa melayani total 237.750 penumpang. Rinciannya, relasi Medan–Binjai–Kuala Bingai mencatat 147.707 penumpang, sedangkan relasi Medan–Kualanamu melayani 87.043 penumpang.
Sementara di Yogyakarta, layanan kereta bandara juga menunjukkan performa signifikan. KA YIA Ekspres melayani 66.705 penumpang dan KA YIA PSO melayani 110.500 penumpang. Selama masa Nataru, Stasiun Yogyakarta menjadi titik keberangkatan terpadat dengan total 87.225 penumpang.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kesiapan operasional yang optimal serta sinergi seluruh insan KAI Bandara.
“Selama Angkutan Nataru 2025/2026, kami berkomitmen menjaga keandalan layanan melalui kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi SDM, serta penguatan pelayanan pelanggan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Ke depan, PT Railink akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan sebagai bagian dari komitmen mendukung sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































