Kamis, Februari 12, 2026
spot_img

Askrindo dan BPD Bali Resmi Jalin Kerja Sama Perluas Proteksi Asuransi untuk Nasabah

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menjalin kemitraan strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD Bali) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penyediaan proteksi asuransi untuk nasabah. Kerja sama tersebut mencakup produk Asuransi Kredit Program Perumahan (KPP) serta Asuransi Mikro (Asmik) yang dirancang untuk memberi perlindungan finansial yang lebih luas.

Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung BPD Bali dalam memberikan perlindungan optimal kepada para debitur. “Askrindo berkomitmen mendukung penuh Bank BPD Bali dalam melindungi debiturnya,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

- Advertisement -

Ia juga menegaskan Askrindo menyediakan produk asuransi yang sederhana, mudah dipahami, ekonomis, dan cepat, sehingga mampu memberikan pengalaman layanan yang efektif bagi nasabah. “Askrindo berkomitmen mendukung penuh Bank BPD Bali dalam melindungi debiturnya.”

Budhi menambahkan, pihaknya menyediakan produk asuransi dengan konsep sederhana, mudah, ekonomis, dan segera untuk memastikan layanan asuransi dijalankan dengan prinsip operasional yang efektif.

- Advertisement -

“Hal ini memastikan bahwa nasabah Bank BPD Bali mendapatkan layanan yang tidak berbelit-belit, premi yang terjangkau, serta respon yang cepat,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menuturkan bahwa ketenangan nasabah menjadi prioritas utama bank. Menurutnya, kehadiran proteksi untuk hunian dan usaha mikro melalui kolaborasi ini diyakini dapat memperluas jangkauan pelindungan bagi masyarakat Bali.

“Dengan adanya perlindungan dari Askrindo, nasabah Bank BPD Bali kini lebih terproteksi dari risiko ketidakpastian, baik dalam kepemilikan hunian maupun dalam menjalankan usaha mikro,” ujar I Nyoman.

Ke depan, kedua lembaga berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan berkontribusi pada penguatan ekosistem pembiayaan nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tangguh dan terproteksi bagi seluruh lapisan masyarakat.

- Advertisement -

Dari sisi kinerja, Askrindo mencatatkan hasil positif hingga kuartal III 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba setelah pajak sebesar Rp687,4 miliar, tumbuh signifikan mencapai 591,6 persen year-on-year (yoy). Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, menyebut pertumbuhan tersebut ditopang oleh penerapan prudential underwriting yang menghasilkan realisasi Rp838,8 miliar atau tumbuh 172,1 persen (yoy).

Selain itu, diversifikasi portofolio juga turut mendorong kinerja Askrindo. Total premi dari lini bisnis suretyship dan asuransi umum mencapai Rp609 miliar, naik 15 persen (yoy). Pendapatan premi dari program pemerintah, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR), mendominasi dengan nilai Rp2,5 triliun atau 81 persen dari total premi hingga September 2025.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img