Sabtu, Januari 17, 2026
spot_img

IHSG Menguat 0,65 Persen, Optimisme Konsumen Dorong Sentimen Domestik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (10/12) dengan penguatan signifikan di tengah sikap tunggu pelaku pasar terhadap hasil pertemuan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed). IHSG dibuka naik 56,53 poin atau 0,65 persen ke level 8.713,71. Sementara itu, Indeks LQ45 turut menguat 0,77 persen ke posisi 854,61.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menilai laju IHSG masih berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek. “IHSG berpeluang untuk koreksi jangka pendek menuju level 8.625- 8.650,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (10/12).

- Advertisement -

Pelaku pasar global saat ini bersikap hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat The Fed yang akan dirilis Kamis (11/12) dini hari waktu Indonesia. Bank sentral AS diperkirakan kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin, menjadi penurunan ketiga sepanjang 2025.

Namun, komentar sejumlah pejabat The Fed terkait ketidakpastian data ekonomi terbaru membuat pasar bersikap waspada. Data ADP Employment menunjukkan peningkatan rata-rata 4.750 per minggu selama empat pekan hingga 22 November 2025, memicu asumsi bahwa Federal Open Market Committee (FOMC) berupaya meredam ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

- Advertisement -

Selain itu, lowongan pekerjaan di AS naik 12 ribu menjadi 7,67 juta pada Oktober 2025. Sementara rilis data NonFarm Payrolls (NFP) November 2025 baru akan diumumkan pada 16 Desember karena penundaan akibat government shutdown yang sempat terjadi.

Dari dalam negeri, sentimen datang dari kenaikan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mencapai level 124 pada November 2025, meningkat dari 121,2 pada bulan sebelumnya. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi sejak Februari 2025 dan didorong oleh penguatan pada seluruh subindeks utama.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data penjualan ritel Oktober 2025 yang diperkirakan tumbuh 4 persen secara tahunan, lebih tinggi dari pertumbuhan 3,7 persen pada September.

Pada perdagangan Selasa (09/12), bursa saham Eropa ditutup mayoritas melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,16 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,03 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,49 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,69 persen.

- Advertisement -

Bursa saham AS di Wall Street ditutup kompak melemah pada Selasa (09/12), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,38 persen ditutup di level 47.560,29, indeks S&P 500 melemah 0,09 persen ke level 6.840,51, indeks Nasdaq Composite melemah 0,16 persen ditutup di level 25.668,69.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 0,39 persen ke 50.455,50, indeks Shanghai melemah 0,58 poin atau 0,59 persen ke 3.886,42, indeks Hang Seng melemah 0,47 persen ke 25.337,50, dan indeks Strait Times melemah 0,20 persen ke 4.503,44.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img