Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img

Arus Balik Jawa–Bali Menguat, ASDP Tingkatkan Operasional Kapal

Arus penyeberangan di lintasan Jawa–Bali mulai menunjukkan tren peningkatan menjelang puncak libur akhir tahun. PT ASDP Indonesia Ferry melaporkan bahwa pergerakan arus balik dari Jawa menuju Bali mulai menguat sejak H+2 Natal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan fleksibilitas waktu perjalanan menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menjelaskan bahwa pola arus balik tahun ini cenderung lebih merata dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pada 29–31 Desember 2025 memberi keleluasaan bagi masyarakat dalam mengatur jadwal perjalanan sehingga tidak terjadi penumpukan pada satu hari tertentu.

- Advertisement -

Data Posko Ketapang pada Jumat (27/12) mencatat 226 trip penyeberangan dari Jawa menuju Bali. Jumlah penumpang mencapai 26.441 orang, naik tipis 0,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang mencapai 6.593 unit, atau meningkat 1,4 persen dari realisasi tahun lalu. Mayoritas kendaraan yang melintas didominasi oleh roda empat sebanyak 2.975 unit, disusul truk logistik 1.686 unit, mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan dan distribusi barang jelang akhir tahun.

Di sisi lain, arus penyeberangan dari Bali menuju Jawa menunjukkan pola berbeda. Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebutkan jumlah penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Jawa tercatat 27.090 orang, turun 0,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski demikian, volume kendaraan justru meningkat menjadi 7.530 unit, naik 1,6 persen dari realisasi sebelumnya.

- Advertisement -

Untuk menjaga kelancaran layanan di tengah fluktuasi arus, ASDP menerapkan pola operasional adaptif di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Dalam kondisi normal, sebanyak 28 kapal beroperasi, dan jumlahnya dapat ditingkatkan hingga 34 kapal pada periode padat penumpang. Penyesuaian ini dilakukan guna meminimalkan antrean dan menjaga kelancaran layanan.

Dari sisi infrastruktur, Pelabuhan Ketapang memiliki kapasitas tampung hingga 2.370 kendaraan kecil, sementara Pelabuhan Gilimanuk mampu menampung 1.335 kendaraan kecil.

Operasional lapangan juga diperkuat dengan kesiapsiagaan personel, masing-masing sekitar 350 petugas di Ketapang dan 250 petugas di Gilimanuk, demi memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+2 Natal, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 283.267 orang, turun 5,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 299.241 orang, sementara total kendaraan meningkat menjadi 80.886 unit atau naik 2,6 persen.

- Advertisement -

Adapun arus dari Jawa ke Bali mencatat total penumpang 303.595 orang, turun 5,3 persen, dengan total kendaraan mencapai 81.795 unit atau naik 0,6 persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan tren arus balik yang mulai terbentuk dan puncak pergerakan pada malam Tahun Baru yang semakin dekat, ASDP menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh layanan penyeberangan Jawa–Bali tetap berjalan optimal, aman, dan terkendali demi menjaga konektivitas nasional di momen krusial akhir tahun.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img