Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Kamis (31/7), diprediksi bergerak bervariasi setelah Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), kembali memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya. Langkah ini menjadi perhatian utama pelaku pasar global, termasuk investor domestik, yang terus mencermati arah kebijakan moneter AS ke depan.
Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG dibuka melemah sebesar 16,39 poin atau 0,22 persen ke level 7.533,50. Indeks LQ45, yang mencerminkan pergerakan 45 saham unggulan, turut turun 2,93 poin atau 0,37 persen ke posisi 795,22.
“IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak volatile setelah The Fed belum menunjukkan tanda-tanda pemangkasan,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (31/7).
The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25–4,50 persen pada Juli 2025, menandai penangguhan kelima berturut-turut sejak pemangkasan terakhir pada Desember 2024. Dalam konferensi persnya, Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa pihaknya belum siap untuk memangkas suku bunga, terutama di tengah tekanan inflasi yang dipicu kenaikan tarif impor dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
Di sisi lain, data ekonomi terbaru dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 3 persen (yoy) pada kuartal II 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dari ekspektasi pasar dan mencerminkan pemulihan dari kontraksi minus 0,5 persen pada kuartal sebelumnya.
Sektor tenaga kerja AS juga menunjukkan kekuatan, dengan tambahan 104.000 lapangan kerja pada Juli 2025—kenaikan tertinggi sejak Maret dan melampaui ekspektasi yang hanya 75.000.
Dari Asia, pelaku pasar turut menantikan hasil rapat Bank of Japan (BoJ) yang digelar hari ini. BoJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 0,5 persen, tertinggi sejak krisis global 2008, sebagai bagian dari upaya normalisasi kebijakan moneter.
Sementara itu, bursa saham global menunjukkan pergerakan beragam. Pada Rabu (30/7), bursa saham Eropa ditutup variatif, dengan Euro Stoxx 50 naik 0,29 persen, FTSE 100 Inggris turun tipis 0,01 persen, DAX Jerman melemah 0,19 persen, dan CAC Prancis menguat 0,06 persen.
Pasar saham Amerika Serikat di Wall Street juga mencatat hasil beragam. Indeks S&P 500 turun 0,12 persen ke level 6.362,90, Dow Jones melemah 171,71 poin atau 0,38 persen ke posisi 44.461,28, sedangkan Nasdaq menguat 0,15 persen menjadi 21.129,67.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 367,80 poin atau 0,90 persen ke 41.023,50, indeks Shanghai melemah 33,30 poin atau 0,92 persen ke 3.582,87, indeks Hang Seng turun 361,43 poin atau 1,44 persen ke 24.822,55, dan indeks Strait Times melemah 24,31 poin atau 0,59 persen ke 4.195,45.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News
































