PT Bank BJB Syariah mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran pembiayaan pemilikan rumah (PPR) hingga Mei 2025. Total pembiayaan PPR yang berhasil disalurkan mencapai Rp3,4 triliun, tumbuh sebesar 3,6% secara tahunan (year on year/yoy).
Direktur Utama Bank BJB Syariah, Arief Setyahadi, mengungkapkan bahwa meski sektor pembiayaan masih menunjukkan pertumbuhan, laju pertumbuhannya sedikit melambat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi nasional yang belum sepenuhnya stabil.
“Perkembangan PPR di bank bjb syariah masih tetap tumbuh namun karena kondisi makro ekonomi yang kurang baik terjadi perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Arief Setyahadi, Direktur Utama bank bjb syariah seperti dilansir dari kontan.co.id, Jumat (13/6).
Meskipun menghadapi tantangan ekonomi, Bank BJB Syariah tetap optimistis. Arief menyebut, tren pertumbuhan pembiayaan diperkirakan akan membaik pada paruh kedua tahun ini. Pihaknya menargetkan pertumbuhan pembiayaan mencapai 15% yoy hingga akhir 2025.
Guna mencapai target tersebut, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk perbaikan proses bisnis untuk meningkatkan Service Level Agreement (SLA), serta mendorong proses otomatisasi dan digitalisasi layanan pembiayaan.
Tak hanya itu, bank juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai asosiasi perumahan dan pengembang (developer) guna memperluas jaringan pemasaran dan menjangkau lebih banyak nasabah potensial.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

































